Rencana Geser Dana Stimulus Koperasi ke UMKM, Pengajuan Stimulus UMKM di Tabanan Capai 7 Ribu

Sebanyak 7 ribu data pengajuan stimulus terhadap UMKM dampak Covid-19 di Tabanan sudah masuk dan sedang dalam tahap verifikasi

Pixabay
Ilustrasi menghitung keuangan. 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Sebanyak 7 ribu data pengajuan stimulus terhadap Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dampak Covid-19 di Tabanan, Bali, sudah masuk ke Dinas Koperasi dan UMKM Tabanan dan sedang dalam tahap verifikasi.

Sedangkan, jatah kuota untuk kabupaten hanya sebanyak 4.600.

Karena jumlahnya melebihi kuota, Dinas Koperasi dan UMKM berencana untuk mengusulkan anggaran untuk stimulus bagi koperasi digeser.

Sebab, hingga saat ini dari 418 jatah kuota stimulus koperasi, baru 62 koperasi yang mendapat stimulus tersebut. 

BREAKING NEWS : Amor Ring Acintya, Kadis DLHK Kota Denpasar Meninggal Dunia Hari Ini

Pabrik Sabut Kelapa di Pengambengan Jembrana Terbakar, Perlu 12 Tangki Air untuk Padamkan Api

Lebih dari 10.000 Orang Ditangkap saat Protes Pembunuhan George Floyd di Amerika Serikat

Menurut Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Tabanan, I Made Yasa, saat ini pengajuan stimulus untuk UMKM sudah mencapai 7 ribu lebih dari jatah kuota sebanyak 4.600 dari Provinsi Bali

Stimulus yang didapat pelaku UMKM ini sebanyak Rp 600 ribu per bulan selama 3 bulan dengan total dana yang digelontorkan ke Tabanan sebanyak Rp 8.2 Miliar.

"Dari data yang masuk dan diverifikasi seluruhnya sudah dibawa ke provinsi. Saat ini masih menunggu keputusan lanjutan karena pengajuan melebihi jatah kuotanya," kata Yasa, Kamis (4/6/2020). 

Dia melanjutkan, sambil menunggu keputusan pihaknya juga sudah mengusulkan agar anggaran untuk stimulus koperasi digeser ke UMKM.

Sebab, dari kuota stimulus koperasi sebanyak 418, yang sudah mendapatkan SK stimulus sebanyak 62 koperasi

“Jadi yang di koperasi masih ada silpa (sisa anggaran). Nanti apa itu bisa digeser diberikan ke UMKM atau tidak karena keputusan itu masih ada di di Provinsi,” jelasnya. 

Halaman
12
Penulis: I Made Prasetia Aryawan
Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved