Breaking News:

Corona di Bali

Koster Keluarkan Imbauan, Operasional dan Aktivitas Objek Wisata serta Hiburan Malam Tetap Dilarang

"Ini walaupun kewenangan di kabupaten/kota, tapi sudah ada surat edaran dan imbauan gubernur tidak boleh membuka obyek wisata, termasuk imbauan hari

Tribun Bali/I Wayan Sui Suadnyana
Gubernur Bali Wayan Koster didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Bali Dewa Made Indra melaksanakan konferensi pers di rumah jabatannya, Senin (8/6/2020). 

Laporan Jurnalis Tribun Bali, I Wayan Sui Suadnyana

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Gubernur Bali Wayan Koster kini mengeluarkan surat imbauan nomor 215/Gugascovid19/VI/2020.

Salah satu hal yang tertuang dalam imbauan tersebut yakni melarang operasional dan aktivitas objek wisata, hiburan malam, serta kegiatan lainnya yang melibatkan banyak orang.

Koster mengatakan, untuk kebijakan pembukaan pariwisata sampai saat ini masih berlaku Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Permenkumham) RI Nomor 11 Tahun 2020 tentang Pelarangan Sementara Orang Asing Masuk Wilayah Negara Republik Indonesia.

"Jadi dilarang (wisatawan masuk)," kata Koster saat konferensi pers di rumah jabatannya didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Bali Dewa Made Indra, Senin (8/6/2020).

DPRD Klungkung Usul Rapid Test Covid-19 ke Setiap Penduduk Pendatang

Terlibat Peredaran Sabu di Kuta Selatan, Andrias Budi Dituntut 11 Tahun Penjara

Hingga Kini, 40 Desa dan Kelurahan di Denpasar Ajukan PKM ke Pemkot Denpasar, Tersisa 3 Desa

Dirinya menegaskan, untuk membuka pariwisata nantinya harus betul-betul Bali sudah sehat.

Artinya, tingkat kesembuhan dan tingkat pengendalian kasus Covid-19 sudah baik.

"Sejauh ini arahan dari gugus tugas pusat bahwa pariwisata belum bisa dibuka," tutur Gubernur Bali asal Desa Sembiran, Kecamatan Tejakula, Kabupaten Buleleng itu.

Kemudian mengenai sejumlah objek wisata di Kabupaten Badung yang rencananya dibuka, Koster mengaku sudah menugaskan Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali dan mengontak Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Badung agar tidak membuka objek wisata.

KPU Tabanan Kurang Dana Pilkada Rp 7,4 Miliar, Penambahan Anggaran dari Pemkab Belum Terealisasi

Presiden Soeharto yang Putus Hubungan Diplomatik dengan China, Tengku Zulkarnain Bongkar Faktanya

Polda Bali Kembali Membekuk Tiga Wanita Kurir Narkoba di Bali

"Ini walaupun kewenangan di kabupaten/kota, tapi sudah ada surat edaran dan imbauan gubernur tidak boleh membuka obyek wisata, termasuk imbauan hari ini. Jadi harus tertib semua," pintanya.

Koster menegaskan, jika nantinya pariwisata sudah dibuka, akan diumumkan setelah mendapatkan arahan dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di tingkat nasional. (*)

Penulis: I Wayan Sui Suadnyana
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved