KPU Tabanan Kurang Dana Pilkada Rp 7,4 Miliar, Penambahan Anggaran dari Pemkab Belum Terealisasi

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tabanan saat ini sedang merancang pelaksanaan arahan dari pusat tersebut.

Tribun Bali/I Made Prasetia Aryawan
Ketua KPU Bali didampingi Ketua KPU Tabanan serta anggota saat menjelaskan terkait kekurangan anggaran Pilkada 2020 di Kantor KPU Tabanan, Senin (8/6/2020). 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Pilkada Tabanan dirancang digelar pada 9 Desember mendatang.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tabanan saat ini sedang merancang pelaksanaan arahan dari pusat tersebut.

Total anggaran yang diperlukan dalam perhelatan pesta demokrasi ini senilai Rp 32,4 Miliar lebih.

Hanya saja, dari total tersebut masih kekurangan anggaran Rp 7,4 Miliar, sebab anggaran yang disetujui Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Tabanan sesuai dengan nilai Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) sebesar Rp 25 miliar yang ditandatangani tanggal 1 Oktober 2019 lalu.

Dua Kecelakaan Terjadi di Denpasar Utara Senin (8/6), Tidak Ada Korban Jiwa Hanya Luka Ringan

Cegah Meluasnya Transmisi Lokal Covid-19,DPRD Klungkung Usul Rapid Test ke Setiap Penduduk Pendatang

Pelaksanaan Pilkada Dijadwalkan 9 Desember 2020, KPU Bangli Siapkan Anggaran Rapid Test Petugas

Anggaran tersebut membengkak setelah dilakukan pendataan mengenai ketentuan jumlah maksimal pemilih per TPS sebanyak 500 orang.

Di Tabanan ada penambahan sebanyak 351 Tempat Pemungutan Suara (TPS) dari sebelumnya 785 TPS.

Selain itu, juga merancang anggaran untuk pengadaan APD untuk memenuhi protokol kesehatan di tengah pandemi ini selama pelaksanaan Pilkada nantinya.

"Kami sudah melaksanakan rapat guna membahas anggaran Pilkada dengan TAPD Tabanan. Anggaran sementara yang disetujui sesuai dengan NPHD lalu yakni Rp 25 Miliar," ujar Ketua KPU Tabanan, I Gede Putu Weda Subawa, Senin (8/6/2020).

Dia menjelaskan, anggaran yang disetujui awal untuk Pilkada sebelum terjadinya pandemi adalah senilai Rp 25 Miliar atau sesuai Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) sebesar Rp 25 miliar yang ditandatangani tanggal 1 Oktober 2019 lalu.

 Setelah itu, muncul kembali kesepakatan dengan TAPD dengan penambahan anggaran Rp 5 Miliar, sehingga total Rp 30 Miliar.

Halaman
12
Penulis: I Made Prasetia Aryawan
Editor: Wema Satya Dinata
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved