Corona di Bali
Saat Pariwisata Dibuka, Cok Ace Berharap Wisatawan Australia Kembali Kunjungi Bali
Jika dilihat dari tingkat kunjungan wisatawan mancanegara di tahun 2019, kunjungan wisatawan Australia ke Bali sangat tinggi.
Penulis: I Wayan Sui Suadnyana | Editor: Wema Satya Dinata
Laporan Jurnalis Tribun Bali, I Wayan Sui Suadnyana
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Wakil Gubernur (Wagub) Bali, Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) menilai, Australia adalah pangsa pasar yang besar bagi pariwisata Bali.
Jika dilihat dari tingkat kunjungan wisatawan mancanegara di tahun 2019, kunjungan wisatawan Australia ke Bali sangat tinggi.
"Untuk itu saya sangat berharap agar wisatawan Australia bisa kembali mengunjungi Bali nantinya," kata Wagub Cok Ace saat menjadi narasumber dalam acara Webinar Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) bersama Visit Indonesia Tourism Officer (VITO) Australia dengan tema ‘Re-Inventing Bali – What will be better in Bali after Covid-19’ dari Ruang Rapat Wagub Bali, Rabu (17/6/2020).
Siapkan Protokol Kesehatan
• Komisi III DPRD Tabanan Kunjungan ke DPMPTSP, Minta Unit Penghasil Bekerja Ekstra di Tengah Pandemi
• Pasien Terkonfirmasi Positif Covid-19 di Buleleng Bertambah Empat Orang, Salah Satunya Staf di DPRD
• 266 PNS di Pemkab Karangasem Masuki Masa Pensiun Selama 2020
Menurut Wagub Cok Ace, di tengah pandemi Covid-19, Bali telah menyiapkan protokol kesehatan di semua bidang kepariwisataan yang terfokus pada tiga hal utama, yaitu Cleanliness, Health and Safety (CHS).
Dengan penerapan CHS ini, diharapkan Bali akan kembali bisa menjadi pusat pariwisata dunia ketika nantinya sudah siap untuk dibuka.
Dirinya menyampaikan, bahwasannya saat ini dunia sedang menghadapi situasi sulit diakibatkan oleh pandemi Covid-19, dan termasuk di Bali.
Pulau Dewata pada awalnya tidak ada kasus terkonfirmasi positif, hingga akhirnya per 4 Maret kasus positif Covid-19 mulai ada di Bali.
Sejak saat itu, jumlah pasien terkonfirmasi positif di Bali terus mengalami peningkatan.
Berdasarkan data 14 Juni 2020, jumlah positif Covid-19 di Bali sudah mencapai 741 kasus dengan angka kesembuhan pasien 63,9 persen.
Angka terkonfirmasi positif di Bali ini hanya 1,9 persen dari angka positif di tingkat nasional dengan tingkat kematian akibat Covid-19 yang sangat rendah.
"Bali terus berupaya keras untuk menekan pencegahan penularan Covid-19 dengan melakukan sinergitas, baik dengan pemangku kepentingan dan melibatkan peran serta dari masyarakat," tutur tokoh Puri Ubud itu.
Seperti daerah lainnya di Indonesia, Bali juga telah melakukan berbagai strategi dalam upaya menekan penyebaran Covid-19.
Disamping melakukan sinergitas dengan semua stakeholder yang ada, Bali juga menerapkan Satgas Gotong Royong yang melibatkan pecalang di desa adat di Bali.
• Otban Wilayah IV Tetap Jalankan Pengawasan, Jaga Keselamatan, Kemananan dan Kelancaran Penerbangan
• Antisipasi Insiden Penyalahgunaan Senpi, Senjata dan Kejiwaan Personel Polres Klungkung Diperiksa
• Per Akhir Mei 2020, Posisi Utang Pemerintah Mencapai Rp 5.258,57 Triliun, Begini Penjelasan Kemenkeu
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/wakil-gubernur-wagub-bali-tjokorda-oka-artha-ardhana-sukawaticok-acemenjadi-narasumber.jpg)