Coronad di Bali
Pedagang Pasar Gianyar hingga Peternak Ayam, Gianyar Tambah 6 Kasus Covid-19
Satgas Covid-19 Gianyar mengumumkan ada sebanyak enam kasus baru, Kamis (18/6/2020). Di mana semua pasien baru ini merupakan transmisi lokal
Penulis: I Wayan Eri Gunarta | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Covid-19 di Kabupaten Gianyar semakin mengganas.
Satgas Covid-19 Gianyar mengumumkan ada sebanyak enam kasus baru, Kamis (18/6/2020).
Di mana semua pasien baru ini merupakan transmisi lokal, mulai dari pedagang di Pasar Gianyar, peternak ayam hingga karyawan toko bangunan.
Ketua Satgas Covid-19 Gianyar, Made Gede Wisnu Wijaya membenarkan adanya tambahan enam kasus Covid-19.
"Ya, hari ini enam kasus. Mulai dari pedagang di Pasar Gianyar, karyawan toko bangunan dan petugas Dinas Kesehatan, tapi bukan Dinkes Gianyar melainkan Dinkes Kota Denpasar," ujar Wisnu.
Kepada awak media, Wisnu memaparkan kronologis enam orang pasien ini.
Mulai dari AS (28) seorang pria asal Desa Tegaltugu.
• Protes Bayar Rapid Test, Ratusan Supir Truk Logistik yang Hendak ke Bali Lakukan Aksi Mogok
• Tempat Ibadah di Buleleng Mulai Dibuka, Pengurus dan Umat Wajib Terapkan Protokol Kesehatan
• 6 Warga Padangsambian Kelod Denpasar di-Swab Test dan 50 Orang Akan di-Rapid Test
Ia merupakan seorang OTG yang terpapar dari istrinya, di mana ia dan istrinya bekerja sebagai karyawan toko di Kota Gianyar, dan di toko bangunan tersebut ada sejumlah karyawan lain yang dinyatakan positif Covid-19.
"Hasil swab keluar hari ini atas inisial AS positif Covid-19. Dia merupakan OTG dari kasus positif yang merupakan istrinya (NKS) dan merupakan karyawan toko bangunan yang sama," ujar pria yang juga Sekda Gianyar itu.
Kasus kedua, ialah DMR (68) asal Tegaltugu yang kesehariannya bekerja sebagai pedagang di Pasar Gianyar.
Upaya yang dilakukan Satgas Covid-19 Gianyar adalah mengisolasi yang bersangkutan di RSUD Sanjiwani walaupun yang bersangkutan tidak bergejala, mengingat DMR merupakan kategori kelompok pasien berisiko.
Kasus ketiga, SANP (20) asal Desa Samplangan, di mana ia diduga terpapar dari ibunya yang sebelumnya telah dinyatakan positif Covid-19.
• Pasca Ditemukan Satu Staf Dewan Positif Covid-19, Protokol Kesehatan di DPRD Buleleng Diperketat
• Dek Awan Diamankan Polisi Saat Nge-fly, Dua Tersangka Narkoba Dibekuk Satresnarkoba Polres Tabanan
• Hati-hati Penipuan, Beredar Lowongan Kerja PT Angkasa Pura I, Gaji Pokok UMR Rp 6,5 Juta
Pasien keempat, DPO (65) seorang peternak dan pedagang ayam asal Desa Ketewel, Sukawati.
"DPO ini kita isolasi mandiri. Dia melakukan kontak erat dengan 13 orang, salah satu anggota keluarga sudah melaksanakan swab mandiri di RSUP Sanglah," ujarnya.
Kasus kelima, NWD (41) tinggal di Batubulan, merupakan tenaga kesehatan di Dinkes Kota Denpasar.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/ilustrasi-test-covid-19.jpg)