Corona di Bali

Pasca Ditemukan Satu Staf Dewan Positif Covid-19, Protokol Kesehatan di DPRD Buleleng Diperketat

Masyarakat yang ingin menyampaikan aspirasi kepada para anggota dewan, diminta untuk bersurat terlebih dahulu.

Tribun Bali/Ratu Ayu Astri Desiani
Ketua DPRD Buleleng, Gede Supriatna 

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Pasca ditemukannya salah satu staf di kesekretariatan DPRD Buleleng yang positif virus corona atau covid-19 (PDP 105), protokol kesehatan di DPRD Buleleng mulai diperketat.

Masyarakat yang ingin menyampaikan aspirasi kepada para anggota dewan, diminta untuk bersurat terlebih dahulu.

Ketua DPRD Buleleng, Gede Supriatna ditemui Kamis (18/6/2020) mengatakan, apabila masyarakat ingin menyampaikan aspirasi atau pengaduan, diharapkan untuk bersurat terlebih dahulu, sehingga pihaknya bisa mempersiapkan protokol kesehatan.

Selain itu, Supriatna mengaku pihaknya juga sudah membagi beberapa staf yang bekerja dari rumah (Work From Home) dan bekerja di kantor (Work From Office).

Dek Awan Diamankan Polisi Saat Nge-fly, Dua Tersangka Narkoba Dibekuk Satresnarkoba Polres Tabanan

Rekrutmen PPDP Mengawali Tahapan Pilkada Serentak 2020, Pendaftaran Paslon Mulai Awal September

Komisi III DPRD Bali Minta Masyarakat Lokal Lebih Diberdayakan pada Proyek-proyek Pusat dan Provinsi

"Biasanya kan masyarakat itu nyelonong ke kantor. Jadi sekarang kami harap bersurat dulu, biar kami bisa mempersipkan tempatnya biar jaga jarak dan sebagainya.

Kalau tidak penting sekali, lebih baik ditunda dulu, sampai situasi di kantor DPRD kembali normal. Untuk jumlah staf yang WFO dan WFH saya kurang hafal. Sekwan sudah membatasinya," terangnya.

Sementara Sekda Buleleng, juga sebagai Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Buleleng, Gede Suyasa mengatakan pihaknya menemukan ada 11 orang yang sempat melakukan kontak dengan PDP 105.

Mereka seluruhnya sudah di-rapid test, dan hasilnya non reaktif.

Namun demikian, mereka diminta untuk tetap melakukan isolasi mandiri di rumah selama 12 hari.

Selain itu, Gugus Tugas juga sudah mendata orang-orang yang sempat kontak dengan pasien terkonfirmasi positif virus corona dengan kode PDP 101, PDP 102, PDP 103 dan PDP 104.

Berdasarkan hasik tracing, ditemukan sebanyak 56 orang yang sempat melakukan kontak dengan  empat PDP tersebut.

Seperti diketahui, untuk PDP 101 dan PDP 103 merupakan kerabat salah satu perawat di rumah sakit swasta yang ada di Buleleng (PDP 100). Sementara PDP 102 dan PDP 104

merupakan keluarga sopir barang lintas Jawa-Bali (PDP 80) asal Kecamatan Seririt.

Promo Alfamart 18 Juni 2020, Susu hingga Diapers Turun Harga

Pemkab Jembrana Fasilitasi Pelajar dan Awak Logistik KTP Jembrana Rapid Test Gratis

Hati-hati Penipuan, Beredar Lowongan Kerja PT Angkasa Pura I, Gaji Pokok UMR Rp 6,5 Juta

"56 orang ini akan segera kami rapid test, jadi saat ini mereka masih menjalani isolasi mandiri di rumah. Saat ini tidak ada penambahan pasien terkonfirmasi positif. Demikian dengan yang sembuh,"  kata Suyasa. (*)

Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani
Editor: Wema Satya Dinata
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved