Corona di Bali
Dewan Tabanan Minta Pemkab Fasilitasi Rapid Tes Sopir Angkutan Logistik
DPRD Tabanan bersama jajaran eksekutif melakukan pembahasan terkait pelaksanaan rapid test bagi sopir angkutan logistik terutama yang ber-KTP Tabanan
Penulis: I Made Prasetia Aryawan | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - DPRD Tabanan bersama jajaran eksekutif melakukan pembahasan terkait pelaksanaan rapid test bagi sopir angkutan logistik terutama yang ber-KTP Tabanan melalui teleconference, Selasa (7/7/2020).
Dalam pembahasan tersebut, pihak dewan menginginkan agar gugus tugas memfasilitasi usulan tersebut dengan tujuan untuk mengantisipasi adanya transmisi lokal dari para pelaku perjalanan.
Terlebih, untuk menjamin kesehatan para pengemudi yang mendistribusikan logistik hasil bumi kabupaten Lumbung Beras ini.
Ketua DPRD Tabanan, I Made Dirga memberikan arahan terkait pelaksanaan rapid test terhadap pengemudi angkutan logistik ber KTP Tabanan.
Pihaknya meminta agar memperhatikan atau memfasilitasi sopir angkutan logistik ini.
Terlebih, mereka merupakan para pelaku perjalanan yang membawa hasil bumi Tabanan ke luar Tabanan.
• RUU HIP Ditunda, TAP MPRS Nomor XXV/1966 Jadi Pedoman, Begini Penjelasan Mahfud MD
• Tak Ada Penerimaan CPNS Tahun 2020-2021, Tapi Penerimaan di Sekolah Kepolisian dan Militer Tetap Ada
• Bali Prioritas Masuk Daftar Travel Bubble, Cok Ace Sebut Penyelarasan Sesuai Kearifan Lokal
Pemerintah melalui gugus tugas diharapkan berusaha untuk menyiapkan anggaran dan regulasi terkait hal ini.
"Dinkes juga mengharapkan bisa melakukan rapid di puskesmas sehingga biayanya lebih murah. Kami juga harapkan gugus tugas agar mengkaji hal ini. Kami mohon juga kepada gugus tugas dan dewan dengan situasi di Tabanan ini yang semakin genting," jelasnya.
Ia juga mempertanyakan terkait kondisi saat ini yang penyebarannya karena transmisi lokal di Tabanan semakin meningkat.
Sehingga sangat perlu kewaspadaan seluruh pihak terkait hal ini agar semua elemen lebih meningkatkan semangat dan kewaspadaan terhadap penularan ini.
"Kenapa sekarang penyebaran transmisi lokal yang ditakutkan selama ini terjadi. Penyebaran ini dilakukan antar kabupaten apalagi yang saat dirawat saat ini 40 orang dengan jumlah segitu kok justru tenang-tenang saja, boleh tenang tapi tetap waspada dan tetap terapkan pola hidup bersih dan sehat. Gugus tugas harus semangat kan lagi semua pihak lagi," ungkapnya.
• Cari Uang Tambahan di Tengah Pandemi, Guru Kontrak di Karangasem Nyambi Buat Layangan
• Menjadi Peserta JKN-KIS Segmen PBI, Karni Berterima Kasih kepada Pemerintah
• Prakiraan Cuaca BMKG Hari Ini, Hujan Ringan hingga Sedang di Wilayah Bali
"Lewat gugus tugas, semua elemen masyarakat harus semangat lagi seperti semula. Jika meningkat terus kami tak berani menerapkan new normal di Tabanan."
"Jadi kita harus tingkatkan kewaspadaan di semua sektor baik melalui Satgas Gotong Royong Desa dan Desa Adat, Kelian Banjar. Bila perlu lakukan teleconfrence terhadap jajaran tersebut untuk lebih meningkatkan kewaspadaan dan semangat lagi," tegasnya.
Terkait fasilitasi rapid test terhadap sopir angkutan logistik, Kepala Dinas Perhubungan Tabanan, Gusti Ngurah Putu Darma Utama menyatakan saat ini sedang melakukan pendataan terhadap jumlah para pengemudi atau pelaku perjalanan angkutan logistik ber-KTP Tabanan.
Dishub sangat menginginkan untuk menfasilitasi sopir angkutan logistik KTP Tabanan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/para-peserta-rapat-virtual-antara-dewan-dan-pemkab-tabanan-terkait-pelaksanaan-rapid-tes.jpg)