Breaking News:

Sempat Sentuh Angka 495, Kasus DBD di Gianyar Akhirnya Menurun

Sebelumnya jumlah kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di ‘gumi seni’ ini, sempat menyentuh 495 kasus, dengan jumlah orang meninggal sebanyak tiga orang.

pixabay.com
Ilustrasi - Nyamuk Aedes aegypti penyebab DBD. 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYARDinas Kesehatan Gianyar akhirnya sedikit bisa bernapas lega.

Di mana sebelumnya jumlah kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di ‘gumi seni’ ini, sempat menyentuh 495 kasus, dengan jumlah orang meninggal sebanyak tiga orang.

Namun sejak Juni, kasusnya menurun menjadi 173 orang.

Dalam mengantisipasi tidak adanya tambahan kasus, Dinkes Gianyar gencar melakukan fogging.

Kabid P2 Dinkes Gianyar, Anak Agung Anom Sukamawa, Minggu (12/7/2020) mengatakan, kasus DBD di Kabupaten Gianyar terjadi sejak Januari, di mana saat itu jumlah pasien sebanyak 132 orang, dan di Februari jumlahnya stagnan.

Penambahan jumlah pasien terjadi di bulan ketiga, yakni sebanyak 279 orang, sebanyak satu orang meninggal dunia.

Lakukan Antisipasi, Diskarmat Badung Sebut Kasus Kebakaran Tahun Ini Mulai Menurun

Memasuki New Normal, Satgas Covid-19 Gianyar Kurangi Porsi Penyampaian Jumlah Pasien

BREAKING NEWS! 36 Penyu Hijau Diamankan Polda Bali dari Penyelundup di Serangan, Ungkap Praktik Ini

Lonjakan signifikan terjadi Maret, di mana saat itu total pasien sebanyak 495 orang, dua orang di antaranya meninggal dunia.

Astungkara sampai dengan Mei, jumlah kasus mengalami penurunan menjadi 348 kasus, dan per Juni turun menjadi 137 kasus,” ujar Agung Sukamawa.

Agung Sukamawa menyampaikan terima kasih, lantaran penurunan jumlah kasus ini tidak terlepas dari peran anggota DPRD Gianyar, khususnya dari Fraksi PDIP yang secara mandiri dan rutin melakukan aksi fogging.

Tak hanya itu, masyarakat juga saat ini sudah menerapkan perilaku hidup sehat, dan menjaga lingkungan tetap bersih sehingga tidak menjadi sarang nyamuk.

Sebelum Ambil Pinjaman di Koperasi, Cermati 2 Hal Ini

Cegah Penyebaran Covid-19, Desa Adat Sesetan Intensifkan Sidak Protokol Kesehatan di Toko dan Warung

Begini Pengakuan ABK Indonesia yang Bekerja di Kapal China: Sering Dianiaya dan Diperlakukan Kasar

“Masyarakat sudah serentak memberantas sarang nyamuk dan memutus tempat berkembangnya biaknya jentik-jentik nyamuk dengan cara membersihkan genangan air dan tumpukan sampah,” ujarnya.

Terkait upaya yang dilakukan pihak Diskes Gianyar, Agung Sukamawa mengatakan, pihaknya akan terus menggencarkan aksi fogging, serta melakukan sosialisasi ke masyarakat agar aktif memberantas sarang nyamuk.

“Jika ada laporan di suatu wilayah ada kasus DBD, maka kami lakukan fogging sesuai SOP,” tandasnya. (*)

Penulis: I Wayan Eri Gunarta
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved