Breaking News:

Warga Pertanyakan Proyek Jalan "Caplok" Hutan Lindung di Nusa Penida

Beberapa warga mengeluhkan adanya proyek pembangunan badan jalan yang membabat hutan lindung di Dusun Sakti, Desa Sakti, Nusa Penida, Senin (20/7/2020

Tribun Bali/Eka Mita Suputra
Warga di Nusa Penida menunjukkan jalan yang disebut membabat hutan lindung di Desa Sakti, Nusa Penida, Senin (20/7/2020). 

TRIBUN-BALI.COM, KLUNGKUNG - Beberapa warga mengeluhkan adanya proyek pembangunan badan jalan yang membabat hutan lindung di Dusun Sakti, Desa Sakti, Nusa Penida, Senin (20/7/2020).

Apalagi hutan yang dibabat tersebut berdiri di atas lahan negara, dan akses jalan tersebut tidak dibangun oleh pemerintah untuk kepentingan umum.

"Saya tidak tau, tiba-tiba saja beberapa waktu lalu ada alat berat di sini," keluh seorang warga setempat, I Wayan Sugik.

Ia mengungkapkan, pembangunan jalan dengan mengorbankan hutan lindung itu dikerjakan sekitar 3 bulan lalu.

Lebar badan jalan dibuat sekitar 5 meter, dan panjang sekitar 500 meter.

Warga setempat pun tidak mengetahui siapa yang membuka jalan tersebut, dan peruntukannya untuk apa.

Yang pasti akses jalan tersebut menuju daerah perbukitan, dengan pemandangan indah Pantai Crystal Bay.

" Tidak pernah ada sosialisasi apapun ke kami terkait jalan ini. Ini tanah negara yang fungsinya hutan, kenapa dibangun jalan," ungkapnya.

Masuk Daerah Rawan Kriminalitas, Perbekel Canggu Akui Kurang 250 Titik Lampu Penerangan Jalan

Polri: Brigjen Prasetijo Se-pesawat dengan Djoko Tjandra ke Pontianak dan Ada Komunikasi Langsung

Ini 2 Tim di Asia Tenggara Paling Siap di Grup G Piala AFC 2020, Teco: Bali United Masih Punya Waktu

Ia pun berharap pemerintah bisa bertindak tegas, dan pengerjaan jalan itu tidak sampai dilanjutkan.

Warga ingin tanah negara bisa dimanfaatkan sebagaimana mestinya, yakni sebagai hutan lindung yang menopang kehidupan masyarakat setempat.

Halaman
123
Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved