Breaking News:

Perbaiki 472 Rumah, Program Bedah Rumah di Gianyar Tetap Jalan di Masa Pandemi

Program bedah rumah yang dilakukan Pemkab Gianyar setiap tahun, tidak terhalang oleh pandemi Covid-19. Tahun ini, adalah sebanyak 472 unit rumah yang

kompas.com
Ilustrasi 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR – Program bedah rumah yang dilakukan Pemkab Gianyar setiap tahun, tidak terhalang oleh pandemi Covid-19.

Tahun ini, adalah sebanyak 472 unit rumah yang akan diperbaiki.

Program ini tidak tersentuh rasionalisasi anggaran Covid-19, lantaran hal ini juga berkaitan dengan kemanusiaan.

Berdasarkan data Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (DPKPP) Gianyar, Minggu (26/7/2020), secara keseluruhan bantuan perumahan untuk rumah tangga miskin (RTM) tahun 2020 di Kabupaten Gianyar, sebanyak 472 unit.

Rinciannya, sebanyak 144 unit proyek bedah rumah dan 176 rumah proyek rehab rumah.

Pengamat Sosial Unud Ini Menilai Rapid Test Sebagai Syarat Administrasi Layak Dicabut

Pengamat Sosial Ini Rasakan Ketidakberaturan Rapid Test, Gejolak Grassroot Sah-sah Saja

Kos-kosan di Kelurahan Penatih Denpasar Disidak, Ini yang Dicari

Kepala DPKPP Ginayar, I Gusti Ngurah Suastika membenarkan hal tersebut.

Kata dia, saat ini program bedah rumah tersebut telah berjalan, dan per Juni sudah memasuki tahap 55 persen lebih.

Namun Suastika mengatakan, sejatinya jalannya program tersebut relatif molor, lantaran proses tender yang membutuhkan waktu lama, karena ada proses pengumuman dan administrasi yang harus dilakukan.

“Untuk pelaksanaan di lapangan tidak ada kendala. Hanya proses tender yang memakan waktu lama,” ujarnya.

Apa Anda Sedang Mencari Pekerjaan?, Coba Melamar di PT HM Sampoerna, Buka Lowongan di 20 Posisi

KPU Badung Lakukan Pemutakhiran Data Pemilih Melalui Data SIADEK

Latihan Perdana Timnas Indonesia Diundur, Pemain Menunggu Hasil Swab Test dan Perbaikan Nutrisi

Terkait berapa nilai rupiah untuk satu rumah, Suastika mengatakan jumlahnya berbeda antara bedah rumah dan rehab rumah.

“Untuk satu unit bedah rumah, anggarannya Rp 50 juta, sementara rehabnya Rp 25 juta. Bedah rumah ini merupakan program unggulan dari Pak Bupati sebagai upaya mengentaskan kemiskinan. Sejak tahun 2017 lalu, Pemkab Gianyar telah menuntaskan 1.152 unit rumah,” tandasnya.

Bupati Gianyar, Made Mahayastra mengatakan, program perumahan ini dipastikan tepat sasaran.

Sebab sebelum menunjukkan rumah siapa yang akan mendapatkan program perbaikan ini, terlebih dahulu pihaknya menugaskan semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) turun ke banjar-banjar melakukan pendataan masyarakat miskin, sehingga dari kerja OPD tersebut data keluarga miskin didapatkan by name by adress.

Sinopsis Film 1987: When the Day Comes, Diadaptasi dari Kisah Nyata di Korea Selatan Pada Tahun 1987

Tanggapi Kritik Soal Omnibus Law, Luhut: Tak Ada Pemerintah yang Buat Aturan untuk Bunuh Rakyatnya

“Dari data itu, kita tahu persoalan warga tidak mampu tersebut. Yang tidak punya rumah kita buatkan rumah, yang tidak punya MCK kita buatkan, bahkan yang butuh modal usaha, kita siapkan anggarannya."

"Berkat kesigapan kita, yang mau jemput bola, hanya Pemkab Gianyar saja satu-satunya kabupaten/kota di Bali yang mendapatkan DAK (Dana Alokasi Khusus) dari pemerintah pusat,” ujarnya. (*)

Penulis: I Wayan Eri Gunarta
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved