Breaking News:

Niat Potong Dahan Pohon, Nyoman Waktu Terjatuh dari Pohon Albesia Setinggi 20 Meter

Kejadian nahas menimpa I Nyoman Waktu. Pria 46 tahun itu terjatuh dari pohon albesia setinggi kurang lebih 20 meter.

Istimewa
Anggota Polsek Susut ketika melakukan olah TKP di lokasi kejadian jatuhnya Nyoman Waktu. Senin (27/7/2020) 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI – Kejadian nahas menimpa I Nyoman Waktu.

Pria 46 tahun itu terjatuh dari pohon albesia setinggi kurang lebih 20 meter.

Kendati sempat dilarikan ke RSU Bangli, pria malang tersebut akhirnya menghembuskan napas terakhir.

Informasi yang dihimpun, peristiwa nahas tersebut terjadi pada Senin (27/7/2020).

Bermula saat Nyoman Waktu bersama dua orang rekannya menuju tegalan milik Sang Nyoman Puriawan sekitar pukul 09.30 wita.

Sesampainya di lokasi, pria asal Dusun/Desa Sulahan, Susut itu bergegas memanjat pohon untuk memotong dahan.

KPK Panggil Saksi untuk Tersangka Adnan dan I Ketut Suarbawa dalam Kasus Korupsi Jembatan Bangkinang

Biaya Perawatan 15 Jet Tempur Eurofighter Typhoon Bekas yang Mau Dibeli Prabowo Rp 6,5 T per Tahun

Suhu Udara Lebih Dingin, Termasuk di Bali Ternyata dari Australia Akan Berlangsung Hingga Dua Bulan

Namun sekitar pukul 10.30 Wita, kedua rekannya mendapati Nyoman Waktu terjatuh.

Satu orang rekannya bernama I Ketut Sudarsana bergegas menolong korban.

Sedangkan seorang rekan kerja lainnya bernama Made Giri Apriana menghubungi keluarga korban, untuk segera dilarikan ke RSU Bangli.

Kasubag Humas Polres Bangli, AKP Sulhadi saat dikonfirmasi membenarkan adanya perisitiwa tersebut.

Ia mengatakan pasca kejadian tersebut, polisi telah mendatangi tegalan, yang berlokasi di utara Pura Dalem Banjar Adat Juukbali, Desa Susut, Kec. Susut, Bangli, Bali untuk melakukan olah TKP dan pemeriksaan sejumlah saksi.

WHO Khawatirkan Negara-negara yang Mengira Telah Melawan Covid-19 Dan Terapkan Protokol Kesehatan

Terkait Potensi Pohon Tumbang di Musim Angin Kencang, BPBD Gianyar Minta Perbekel Segera Bersurat

Jokowi Peringatkan Jajarannya Agar Tetap Waspada Gelombang Kedua Covid-19

“Dari hasil olah TKP, diduga korban lalai ketika mengambil pijakan. Ia memijak pada dahan yang dipotong, sehingga menyebabkan ia terjatuh dari ketinggian 20 meter,” ucapnya.

Sementara hasil pemeriksaan luar oleh dokter RSU Bangli, lanjut AKP Sulhadi, Nyoman Waktu tiba di RSU Bangli sudah dalam keadaan lemas dan tidak sadarkan diri.

Ia juga mengalami benjolan pada pelipis kiri sebesar 5 sentimeter.

“Korban juga diketahui mengalami patah tulang leher, yang mengakibatkan korban meninggal dunia,” tandasnya. (*)

Penulis: Muhammad Fredey Mercury
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved