Breaking News:

Sponsored Content

Bupati Tabanan, Wanita Pertama yang Menjadi Mangku Sangging

Ni Putu Eka Wiryastuti yang juga selaku Penasehat Perguruan Siwa Murti, kembali ikut dalam kegiatan ajeg Bali.

Humas Tabanan
Bupati Tabanan, Ni Putu Eka Wiryastuti mendapat kehormatan sebagai wanita pertama yang menjadi "Sangging" dalam kegiatan Metatah Masal yang digelar di Pasraman Yayasan Siwa Murti di Griya Agung Bang Pinatih, Denpasar, Kamis (30/7/2020). 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Ni Putu Eka Wiryastuti yang juga selaku Penasehat Perguruan Siwa Murti, kembali ikut dalam kegiatan ajeg Bali.

Bupati Eka mendapat kehormatan sebagai wanita pertama yang menjadi "Sangging" dalam kegiatan Metatah Masal yang digelar di Pasraman Yayasan Siwa Murti di Griya Agung Bang Pinatih, Denpasar, Kamis (30/7/2020).

Bupati Eka memberikan apresiasi yang positif atas terselanggaranya kegiatan ini.

Orang nomor satu di Tabanan ini mengharapkan, kegiatan ini terus berkelanjutan untuk ke depannya.

Dan diharapkan kegiatan seperti ini bukan hanya dilakukan di sini saja.

"Kegiatan ini sejalan dengan cita-cita kita bersama yaitu menuju Ajeg Bali. Saya harap kegiatan ini terus berlanjut, karena inilah cerminan kita sebagai manusia, yang mampu harus bisa ringan tangan membantu yang kurang mampu," jelasnya.

Setelah 33 Tahun Mangkrak, Dewan Sidak Kelanjutan Proyek LC Sanggulan

DTW di Pantai Perancak Jembrana Terhempas Puting Beliung, Bupati Artha Bantu Renovasi

Santika Indonesia Hotels dan Resosrts: Selamat Datang Kembali di Bali, Kami Siap Menyambut Anda

Bupati menyampaikan, dirinya merupakan Mangku pertama kali untuk Mangku Perempuan Sangging.

Jadi, kata dia, "Sangging" itu tidak mudah, karena di sini saat melakukan ritual itu godaannya besar jadi harus butuh energi yang besar untuk menghindari hal-hal negatif yang mungkin terjadi.

"Semoga ke depan banyak sangging-sangging perempuan yang bisa melakukan yadnya seperti ini, pengabdian seperti ini, karena kita masih membutuhkan sangging-sangging yang bisa melaksanakan metatah massal di setiap -setiap desa, setiap kampung untuk meringankan beban masyarakat," harapnya. 

Dirinya juga menekankan, kegiatan ini bukan semata-mata untuk membantu masyarakat yang kurang mampu, namun juga bertujuan untuk menciptakan generasi penerus yang bermoral dan berakhlak tinggi, sehingga dapat membawa perubahan ke arah yang lebih baik ke depannya, khususnya di Bali.

Update Covid-19 di Bali - 77 Orang Sembuh, 50 Tambahan Kasus Positif

11 Parpol Berkumpul Anggap Bupati Jember Musuh Bersama Setelah Pemakzulan

UPDATE, Pasien Positif Covid-19 di Buleleng Bertambah Sembilan Orang

Halaman
12
Penulis: I Made Prasetia Aryawan
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved