Breaking News:

Masa Tanggap Darurat di Klungkung Diperpanjang Setelah 71 Persen Wilayahnya Tepapar Covid-19

Sudah 14 hari, 3 ruangan di Bagian Administrasi Pembangunan harus ditutup karena ada beberapa pegawainya yang positif Covid-19.

Tribun Bali/Eka Mita Suputra
Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Meminimalisir pandemi Covid-19 yang belum kunjung mereda, Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Klungkung, I Nyoman Suwirta, memutuskan untuk kembali memperpanjang masa tanggap darurat Covid-19

Perpanjangan status masa tanggap darurat tersebut dilakukan hingga nanti pandemi Covid-19 di Klungkung dinyatakan benar-benar berakhir.

Berdasarkan data yang dipaparkan Tim Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Klungkung, hingga per 29 Juli ada sebanyak 296 kasus positif Covid-19 di Klungkung.

Jumlah pasien sembuh 245 orang, meninggal 1 orang dan sisanya masih dalam perawatan.

Selain itu, 71,19% atau 42 desa/kelurahan di Klungkung terpapar positif Covid-19.

Bahkan dari 42 desa yang terdampak, ada sepuluh desa yang kasusnya cukup tinggi, dan per minggu ini perkembangannya sangat fluktuatif.

Sementara untuk PMI, per hari ini sudah tidak ada lagi kedatangan.

"Kewajiban-kewajiban dalam masa tanggap darurat supaya diproses termasuk juga bantuan-bantuan baik BLT, bantuan pangan, apapun itu bentuknya harus clear berani dan jujur jangan ada rasa takut untuk memproses kalau kita sudah benar melaksanakannya sesuai aturan,” tegas Suwirta, jumat (31/7/2020). 

Pemkab Ditutup 

Sebelumnya, petugas BPBD Klungkung telah melakukan penyemprotan disinfektan di beberapa ruangan di Bagian Administrasi Pembangunan Setda Klungkung, Kamis (30/7/2020).

Halaman
123
Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved