Corona di Bali

Pasien Positif Covid-19 di Buleleng Bertambah Empat Orang

Dimana pasien pertama memiliki gejala sedang, yakni pneumonia dan setelah dilakukan swab test hasilnya positif covid-19.

Tribun Bali/Ratu Ayu Astri Desiani
Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan, Sekretariat Daerah Buleleng, Ketut Suarmawan 

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Pasien positif covid-19 di Buleleng terus bertambah.

Pada Selasa (4/8/2020), tercatat sebanyak empat orang warga dinyatakan positif terpapar covid-19, mereka berasal dari Kecamatan Buleleng, Banjar, dan Sawan.

Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan, Sekretariat Daerah Buleleng, Ketut Suwarmawan mengatakan, ada dua pasien kasus konfirmasi yang berasal dari Kecamatan Buleleng.

Dimana pasien pertama memiliki gejala sedang, yakni pneumonia dan setelah dilakukan swab test hasilnya positif covid-19.

Anggaran Terbatas, 12 Desa di Buleleng Tak Mampu Salurkan BLT Dana Desa Gelombang Kedua

Libur Idul Adha 2020, Pergerakan Penumpang Domestik di Bandara Ngurah Rai Capai 20 ribu Orang

Pelanggar Protokol Kesehatan di Australia Bisa Dikenai Denda Hingga Rp 200 juta

Sehingga Dokter Penanggung Jawab Pasien (DPJP) memutuskan untuk merawat pasien tersebut di RS Pratama Giri Emas. 

Sementara pasien ke dua, cukup menjalani isolasi mandiri di rumah, karena gejala yang dialami tergolong ringan.

Sementara satu pasien asal Kecamatan Banjar dan satu pasien asal Kecamatan Sawan, diisolasi di RS Pratama Giri Emas, karena  sama-sama memiliki gejala pneumonia, dan swab test pertamanya positif covid-19.

 "Pasien asal Banjar itu selain memiliki gejala pneumonia, dia juga memiliki penyakit penyerta, yakni gagal ginjal sehingga butuh treatment khusus di rumah sakit," jelas Suarmawan.

Selain adanya penambahan pasien positif covid-19, Suarmawan menyebut, ada satu pasien  asal Kecamatan Buleleng yang saat ini sudah dinyatakan sembuh.

Dimana, pasien tersebut, sebelumnya menjalani isolasi di RS Pratama Giri Emas sejak 22 Juli lalu.

Saat dilakukan swab test kali ke tiga, hasilnya menunjukan negatif dari covid-19, sehingga dokter menyatakan jika pasien tersebut telah sembuh dan diperbolehkan pulang. 

Terpisah, Sekda Buleleng juga sebagai sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Buleleng, Gede Suyasa menyebut, ada satu mantan pasien covid-19 asal Kecamatan Buleleng, yang meninggal dunia pada Selasa (4/8/2020) dinihari.

Suyasa menyebut, pasien berusia sekitar 60 tahun itu memang sempat menjalani perawatan di RS Pratama Giri Emas selama 12 hari, karena hasil swab test pertama dan keduanya posiitif covid-19.

 Namun pada swab test ke tiga, hasilnya sudah negatif.

Kena Sanksi Adat, Krama Desa Adat Jro Kuta Mengadu ke Bupati Gianyar

Grab Hadirkan 5 Solusi #TerusUsaha di Bali untuk Dorong Digitalisasi UMKM

BREAKING NEWS-Bale Delod Hangus Terbakar di Desa Pererenan, Kerugian Mencapai Ratusan Juta Rupiah

Kendati sudah dinyatakan negatif dari covid-19, pasien masih tetap harus dirawat di RS Pratama Giri Emas karena dokter harus melakukan treatment terhadap penyakit jantung yang juga dialami oleh pasien tersebut. 

"Dua hari setelah pasien dinyatakan negatif dari covid-19, pasien meninggal dunia, tepatnya pada Selasa dinihari. Dia meninggal karena penyakit jantungnya, bukan karena covid. Kasus meninggalnya pasien ini memang sempat menjadi pertanyaan warga, apakah pasien meninggal karena covid atau karena penyakit penyerta. Jadi saya tegaskan yang bersangkutan meninggal karena sakit jantung," tegas Suyasa.

Meski pasien dinyatakan negatif dari covid-19, DPJP tetap memutuskan untuk melakukan disinfeksi terhadap tubuh jenazah pasien tersebut.

Hal ini untuk dilalukan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

 "Disinfeksi ini dilakukan atas persetujuan keluarga pasien. Jadi peti jenazahnya juga sudah dilakukan disinfeksi, sehingga petugas BPBD melalukan proses kremasi tidak lagi menggunakan APD lengkap, karena peluang terjadinya penularan bisa dicegah lewat proses disinfeksi itu. Jenazah sudah dikremasi jam tiga sore tadi," tutup Suyasa. (*)

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved