Sponsored Content

Bupati Suwirta Minta Pelaku Usaha di Klungkung Maksimal Salurkan Produk Lokal

Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta, Jumat (7/8/2020) melaksanakan acara sosialisasi mengenai produk UMKM yang diselenggarakan di ruang rapat Praja

Penulis: Eka Mita Suputra | Editor: Wema Satya Dinata
Tribun Bali/Eka Mita Suputra
Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta, Jumat (7/8/2020) melaksanakan acara sosialisasi mengenai produk UMKM yang diselenggarakan di ruang rapat Praja Mandala Kantor Setda Klungkung. 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta memiliki komitmen serius untuk mengembangkan produk lokal.

Hal ini dapat dilihat dari gencarnya orang nomor satu di Klungkung ini  melakukan marketing terhadap produk lokal.

Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta, Jumat (7/8/2020) melaksanakan acara sosialisasi mengenai produk UMKM  yang diselenggarakan  di ruang rapat Praja Mandala Kantor Setda Klungkung.

Sosialisasi ini juga dihadiri Kepala Dinas Koperasi UMKM dan Perdagangan Kabupaten Klungkung, Wayan Ardiasa, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemkab Klungkung Luh Ketut Ari Citrawati dan pelaku usaha.

Gelar Pasar Gotong-royong Krama Bali, PDIP Sebut Sebagai Bentuk Keberpihakan pada Kaum Marhaen

Fraksi Golkar Badung Boikot Diri Tak Hadir pada Sidang Paripurna Pengambilan Keputusan Tiga Ranperda

Sidang Paripurna DPRD Denpasar, Pemkot Sampaikan KUA & PPAS APBD Perubahan TA. 2020 & Induk TA. 2021

Dalam Sosialisasi tersebut, Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta menyampaikan, komitmennya dalam mendukumg produk lokal, seperti mengadakan pasar tani dan melibatkan ASN di lingkungan Kabupaten Klungkung untuk membeli dan memakai produk lokal seperti beras dan garam beryodium hasil produksi Petani di Kabupaten Klungkung.

Bupati Suwirta pun memerintahkan pemilik toko/swalayan, supermarket maupun minimarket yang ada di Kabupaten Klungkung agar dapat maksimal menyalurkan produk lokal, dan mempersiapkan tempat khusus bagi produk lokal yang akan dipasarkan.

"Nanti tempat khusus itu lengkap dengan tulisan yang menggambarkan kepedulian pemilik toko/swalayan, minimarket maupun supermarket di Klungkung terhadap produk lokal," jelas Suwirta.

Dalam kesempatan itu, Bupati Suwirta juga mengingatkan pemilik toko/swalayan, minimarket, supermarket maupun pasar berjejaring agar memperhatikan surat izin beroperasi. 

Jangan sampai izin beroperasi tidak diperpanjang yang menyebabkan tempat usaha menjadi tutup oleh pemerintah.

Bupati Suwirta juga meminta pemilik toko berjejaring agar ikut memasarkan produk lokal Klungkung.

 Bahkan kedepannya akan melakukan evaluasi kepada Koperasi, toko/swalayan, minimarket, supermarket maupun pasar berjejaring terkait keterlibatannya dalam memasarkan produk lokal UMKM.

Dalam arahannya,  Suwirta meminta kepada pegawai koperasi, BUMDES, toko/swalayan di Kabupaten Klungkung agar memakai pakaian endek, dengan bahan dari produk lokal minimal 2 kali dalam seminggu.

" Pada saat bekerja pun, pegawai koperasi, BUMDES, toko/swalayan agar dapat mengedukasi pembeli mengenai keunggulan dari produk lokal yang dijual, sehingga dapat menarik minat pembeli untuk membeli produk lokal tersebut," jelasnya

Semenyata itu, Suwirta juga memberikan perhatian khusus ke pelaku UMKM.

Gilang Bungkus Fetish Kain Jarik Ditangkap di Kalteng, Ini Keadaanya Saat Polisi Datang

Pemerintahan Duterte Menolak Akui Kasus Covid-19 di Filipina Lebih Banyak dari Indonesia

Gelisah, Gangguan Tidur hingga Merasa Bersalah, Berikut Gejala Gangguan Bipolar

Ia berharap UMKM dj Klungkung bisa berinovasi dan membuat produk yang bisa digunakan atau dikonsumsi sehari-hari. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved