Breaking News:

Lovina Akan Dipecah Jadi Kecamatan Baru di Buleleng

Bupati Buleleng, Putu Agus Suradnyana berencana akan memecah Lovina menjadi kecamatan baru di Buleleng.

Tribun Bali/Ratu Ayu Astri Desiani
Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana. 

TRIBUN-BALI.COM, BULELENG - Bupati Buleleng, Putu Agus Suradnyana berencana akan memecah Lovina menjadi kecamatan baru di Buleleng.

Upaya ini dilakukan agar pemerintah bisa lebih fokus mengembangkan pariwisata di wilayah tersebut.

Ditemui pada Rabu (19/8/2020) Suradnyana menyebut, rencana untuk memecah Lovina menjadi kecamatan baru di Buleleng ini masih dalam tahap kajian Sekda Buleleng, Gede Suyasa.

Selain Lovina, rencananya akan ada tujuh desa tetangga yang juga akan dimasukkan ke dalam kecamatan baru ini, yakni, Desa Temukus yang saat ini ada di Kecamatan Buleleng, Desa Kaliasem yang ada di Kecamatan Banjar, Desa Kayu Putih Melaka yang ada di Kecamatan Sukasada, Desa Selat yang ada di Kecamatan Sukasada, Desa Tukadmungga yang ada di Kecamatan Buleleng, Desa Anturan yang ada di Kecamatan Buleleng, serta Desa Pemaron yang ada di Kecamatan Buleleng.

POPULER: Rencana Dibukanya Desa Penglipuran Bangli Hingga Pasien Racik Narkoba di RS

2 Oknum Polisi Jembrana Bali Diperiksa Terkait Video Viral Berdurasi 3.17 Menit

Cuti Bersama, Jadwal Rapat Paripurna Kedua dalam Masa Persidangan Kedua DPRD Badung Diubah

"Kecamatan Lovina ini nantinya akan difokuskan sebagai pengembangan wisata, new destination yang komprehensif. Seperti Lovina, Desa Pemaron, Tukadmungga bisa menyajikan wisata pantainya. Desa Kayuputih Melaka dengan topografi mendukung. Desa Selat juga bisa menjadi Taman Wisata Alam (TWA)," ucap Suradnyana.

Apabila kecamatan baru ini telah dibentuk, bupati juga menyebut akan menambah beberapa sekolah yang ada di dalam wilayah tersebut, dengan kurikulum pariwisata sebagai penunjang.

Anggaran Proyek Revitalisasi Pasar Banyuasri Tersedia Penuh, Skema Peminjaman di Bank Dibatalkan

42 Pemangku dan 24 Orang Serati Banten di Kota Denpasar Ikuti Pendidikan & Pelatihan Tingkat Pemula

"Polseknya juga khusus, fokus menjaga wisatawan yang datang, dan harus dibekali dengan kemampuan berbahasa Inggris. Saya sudah minta Sekda agar segera membuat kajiannya. Biar kami bisa fokus mengembangkan satu kecamatan untuk pengembangan pariwisata," pungkas Suradnyana. (*)

Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved