Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Cara Melakukan Diet Sehat agar Terhindar dari Risiko Kanker

Penyakit kronis seperti kanker dapat dihindari dengan mengatur pola makan. Hal ini pula yang dikatakan oleh ahli diet dari Cleveland Clinic Jospeh Do

Kompas.com
Ilustrasi 

TRIBUN-BALI.COM - Penyakit kronis seperti kanker dapat dihindari dengan mengatur pola makan.

Hal ini pula yang dikatakan oleh ahli diet dari Cleveland Clinic Jospeh Dowdell.

Untuk meminimalisasi risiko kanker, Dowdell menyarankan kita untuk menghindari makanan yang memicu penyakit tersebut.

"Menghindari makanan pemicu kanker bisa membuat kita fokus pada perubahan pola makan yang berdampak besar pada kesehatan," ucapnya.

Hubungan antara diet dan kanker

Meskipun belum ada makanan yang terbukti dapat mencegah kanker, pola makan juga memainkan besar untuk meminimalisasi risiko kanker.

Senada dengan pendapa Dowdell, laman Helpguide juga melaporkan bahwa sekitar 70 persen faktor risiko kanker bisa kita ubah, salah satunya pola makan.

Menurut data Cleveland Clinic, sekitar 18 persen semua jenis kanker dan 16 persen kematian akibat kanker terkait dengan obesitas.

"Obesitas adalah sesuatu yang dapat kita kendalikan, salah satunya melalui pola makan," tambah Dowdell.

Ini 10 Drakor yang Wajib Anda Tonton Jika Menyukai Mystic Pop-up Bar

Begini Keunggulan Tower Baru AirNav di Yogyakarta Internasional Airport

Update Covid-19: Pasien Sembuh di Bali Capai 86,92 %, Indonesia Catat Rekor 3.003 Kasus Positif Baru

Dowdell mengatakan pola makan yang baik membantu mencegah berbagai kondisi kronis yang turut meningkatkan risiko kanker.

Perubahan kecil pada pola makan dan gaya hidup bisa membuat perbedaan besar untuk kesehatan kita.

Pola makan yang bergizi juga bisa mendukung peningkatan suasana hati dan memperkuat tubuh bagi orang-orang yang telah didiagnosis mengalami kanker.

Tips diet sehat untuk cegah kanker

Untuk membantu mengurangi risiko kanker, hal terpenting yang harus kita lakukan adalah menjaga keseimbangan nutrisi.

Berikut cara yang bisa kita lakukan:

Jadwal & Streaming Belajar dari Rumah TVRI 29 Agustus 2020, Ada Talkshow Asli Indonesia: Air

Giri Prasta Terancam Lawan Kotak Kosong di Pilkada Badung 2020

Dirumahkan Akibat Pandemi Covid-19, Komunitas Pekerja Hotel Gelar Pop Up Market

1. Lakukan diet mediterania

Diet Mediterania berfokus pada konsumsi makanan nabati, seperti berikut: buah dan sayur biji-bijian utuh lemak sehat, seperti minyak zaitun extra virgin, kacang-kacangan dan biji-bijian sumber protein tanpa lemak, seperti unggas, ikan, dan kacang-kacangan.

Pola diet ini juga membantasi konsumsi makanan seperti daging merah, produk susu tinggi lemak, pemanis buatan, dan lemak jenuh.

Menurut Dowdell, diet Mediterania telah terbukti dapat mencegah kanker dan memberi berbagai dampak positif pada kesehatan untuk jangka panjang.

Selain itu, diet mediterania juga bisa menurunkan risiko kanker usus besar. Baca juga: Yang Terjadi saat Kanker Payudara Mengalami Metastasis

2. Konsumsi lima hingga sembilan porsi buah dan sayur

Mengonsumsi berbagai buah dan sayut terbukti dapat mengurangi risiko kanker.

Pasalnya, semua vitamin dan mineral dalam sayura memiliki peran besar bagi kehatan sel dan meningkatkan fungsi tubuh.

Oleh karena itu, kita disarankan untuk mengonsumsi minimal lima macam buah dan sayur setiap hari.

Pertanda Aib Akan Terbongkar hingga Keinginan Tak Tercapai, Berikut 7 Arti Mimpi Keramas

Ramalan Zodiak Kesehatan 29 Agustus 2020: Pisces Detoks Tubuh, Aries Jangan Sepelekan Sakit Kepala!

3. Batasi pemanis buatan

Gula tambahan bisa memicu obesitas, penyakit jantung, dan kanker.

Makanan yang mengandung pemanis buatan bisa kita temukan dengan mudah dalam roti, minuman manis, permen, atau makanan penutup. Itu sebabnya, kita disarankan untuk mengurangi makanan yang mengadung pemanis buatan tersebut.

4. Kurangi alkohol

Konsumsi alkohol dapat meningkatkan risiko kanker esofagus, tenggorokan, dan payudara. Mengonsumsi alkohol berlebihan juga bisa memicu risiko kanker rektal serta kanker hati.

5. Kurangi asupan garam

Sebaiknya, kita menghindari makanan yang diawetkan, diasap, dan diawetkan dengan garam. Jenis makanan tersebut bsa memicu kanker perut dan esofagus karena kandungan garamnya yang tinggi.

6. Perhatikan asupan vitamin D

Kadar vitamin D yang rendah dikaitkan dengan peningkatan risiko kanker payudara, usus besar, dan pankreas. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Tips Diet Sehat untuk Mencegah Risiko Kanker"

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved