Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Ciri-Ciri Depresi Dapat Tampak dari Aktivitas Sehari-hari, Apa Saja?

Menurut American Psychiatric Association (APA), depresi dapat menyebabkan pengidapnya merasa sedih dan kehilangan minat pada banyak hal.

Istimewa
Foto ilustrasi wanita yang mengalami depresi - Film 'Tune In For Love' (Drama) 

TRIBUN-BALI.COM - Menurut American Psychiatric Association (APA), depresi dapat menyebabkan pengidapnya merasa sedih dan kehilangan minat pada banyak hal.

Depresi juga dapat menyebabkan berbagai masalah emosional dan fisik, sehingga aktivitas sehari-hari jadi terganggu.

Gangguan kesehatan mental ini dapat menimpa siapa saja.

Bahkan, pada orang yang hidup dalam kondisi serba ideal.

Beberapa penyebab depresi di antaranya:

  • Biokimia atau masalah kimia di otak
  • Genetika atau faktor keturunan dalam keluarga
  • Faktor lingkungan karena seseorang terus menerus terpapar kekerasan, pelecehan, kemiskinan, atau stres tinggi.

Gejala depresi bisa bervariasi, mulai dari tingkat ringan sampai berat tergantung derajat kondisi pengidap.

Melansir berbagai sumber, berikut kebiasaan sehari-hari yang bisa jadi ciri-ciri depresi:

8 Ciri Orang Kreatif Menurut Psikologi, Termasuk Konservatif tapi Punya Sisi Pemberontak

Ramalan Zodiak Cinta 7 September 2020, Gemini Tetap Jaga Cintamu, Sagitarius Dipenuhi Rasa Cinta

Kiat Bersedih yang Sehat Saat Alami Putus Cinta demi Menjaga Kesehatan Mental

1. Enggan keluar rumah

Beberapa pengidap depresi bisa malas keluar rumah selama berminggu-minggu sampai berbulan-bulan. Ada banyak alasan kenapa penderita depresi enggan keluar rumah.

Bisa jadi alasannya karena membenci diri sendiri.

Sehingga, timbul pemikiran setiap orang yang ditemui di luar juga bakal tidak suka pada pengidap depresi. Ada juga yang disebabkan rasa lelah akut. Sehingga, fisiknya seolah tak mampu keluar rumah.

2. Merasa bersalah setiap saat

Rasa bersalah adalah perasaan yang normal, terutama saat seseorang melakukan suatu kesalahan. Namun, saat depresi, pengidapnya bisa merasa bersalah pada segala sesuatu.

Rasa bersalah tersebut bahkan bisa muncul atas kesalahan yang di luar kuasa seseorang.

Misalkan bencana alam. Penderita depresi bisa merasa bersalah karena tidak dapat berbuat banyak pada korban bencana alam.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved