Corona di Bali

Komisioner KPU Positif Covid-19, Jembrana Tambah 4 Kasus

Anggota komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jembrama terkonfirmasi positif Covid-19

Tribun Bali/I Made Ardhiangga
Arisantha (kanan) didampingi Kasubaghumas Pemkab Jembrana I Gede W Abhijana (kiri) dalam siaran pers dengan awak media, Rabu (9/9/2020), di Kantor BPBD Jembrana, Jembrana, Bali. 

TRIBUN-BALI.COM, JEMBRANA - Anggota komisioner Komisi Pemilihan Umum ( KPU) Jembrama terkonfirmasi positif Covid-19.

Hal ini disamapikan Humas Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jembrana, dr I Gusti Agung Putu Arisantha, Rabu (9/9/2020).

Selain Komisioner KPU, ada tiga tambahan lain warga Jembrana, yakni pegawai bank, seorang guru, dan ibu muda yang sedang hamil.

"Tambahan empat pasien ini, satu orang adalah komisioner KPU yang terkonfirmasi positif hari ini. Laki-laki usia 49 tahun. Awalnya, merupakan pasien suspect dengan keluhan mengarah pada gejala tipus. Pasien juga sempat demam dan mengeluh kondisi fisiknya letih. Saat ini sudah menjalani perawatan di RSU Negara," ucap Arisantha.

Menurut Arisantha, pihak gugus saat ini melakukan tracing kontak pasien positif Covid-19 tersebut.

Peningkatan Kasus Positif Covid-19 di Bali Kini Menjadi Sorotan, Tempat Tidur RS Hampir Penuh

Kapasitas Tempat Tidur Rumah Sakit Rujukan Pasien Covid-19 di Bali Hampir Penuh

Pangdam IX/Udayana Peroleh Apresiasi di Bidang Kesehatan, Siap Wujudkan Bali Bebas Covid-19

Terlebih saat ini KPU Jembrana sedang menggelar tahapan Pilkada 2020.

Sehingga perlu percepatan untuk menghindari terjadinya klaster penularan Covid-19.

Selain itu, percepatan tracing juga perlu dilakukan agar tidak mengganggu tugas-tugas pelayanan di KPU Jembrana sendiri.

"Kami sudah lakukan komunikasi dengan pejabat KPU. Tracing akan dilakukan untuk menentukan kondisi kesehatan masing-masing komisioner. Termasuk menentukan kontak dekat dan jauh. Untuk keluarga juga dilakukan tracing. Mereka yang ada kontak dekat, maka kami sarankan lakukan swab test," paparnya.

Selain Komisioner, Arisantha menyebut, tambahan kasus kedua ialah seorang wanita pegawai bank plat merah berusia 28 tahun asal Pekutatan.

Pasien ini terkonfirmasi positif Covid-19, awalnya dari hasil rapid test reaktif.

Bertemu Civitas Akademika Unud, Dwipayana Janji Tindaklanjuti Peningkatan Jumlah Tes Covid-19

Kasus Positif Covid-19 dan Pasien Meninggal di Bali Meningkat, Ini Penyebabnya

Rasio Hunian Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di RSUP Sanglah Mencapai 94,39 Persen

Kemudian penambahan ketiga, perempuan berusia 20 tahun asal Loloan Barat.

Pasien ini dalam kondisi hamil, juga terkonfirmasi Covid-19 awalnya dari hasil rapid test reaktif.

Kemudian ditindak lanjuti dengan swab test dinyatakan positif Covid-19.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved