Breaking News:

Pelimpahan Tahap II, Arie Terancam 20 Tahun Penjara Karena Terlibat Peredaran Narkoba

Arie Dharma Putra telah menjalani pelimpahan tahap II, diduga terlibat peredaran sabu

Tribun Bali/I Putu Candra
Arie Dharma Putra telah menjalani pelimpahan tahap II perkara narkotik. 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Arie Dharma Putra (37), telah menjalani pelimpahan tahap II secara teleconference dari penyidik Polresta Denpasar ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Denpasar.

Tersangka kelahiran kelahiran Singaraja, 27 Juli 1990 ini, dilimpahkan karena diduga terlibat peredaran narkotik golongan I.

Saat ditangkap petugas kepolisian Polresta Denpasar, dari tangan tersangka diperoleh barang bukti 21 paket sabu siap edar dengan berat keseluruhan 16,02 gram.

Terkait pelimpahan tersangka itu dibenarkan Kepala Seksi Pidana Umum (Kasi Pidum) Kejari Denpasar, I Wayan Eka Widanta.

Sambil Digiring ke Ruang Pelimpahan, Jerinx: Jeg Merdeka!

Sidang Narkoba, Lucinta Luna: Saya Memohon Keadilan karena Saya Tulang Punggung Keluarga

"Tersangka atas nama Arie Dharma Putra sudah dilimpahkan dan sudah kami terima. Pelimpahan via teleconference. Yang bersangkutan terlibat tindak pidana narkotik," terangnya saat dikonfirmasi, Sabtu (12/9/2020).

Setelah dilakukan pelimpahan, dikatakannya, tersangka menjalani penahanan oleh jaksa selama 20 hari ke depan.

Pula jaksa yang menangani perkara ini telah ditunjuk.

"Penahanan terhadap tersangka dilakukan selama 20 hari ke depan. Setelah dakwaan lengkap, segera akan kami lakukan pelimpahan ke pengadilan untuk selanjutnya dilakukan persidangan," jelas Eka Widanta.

Terkait pasal, tersangka Arie disangkakan dakwaan alternatif, Pasal 112 ayat (2) Undang-Undang RI No.35 tahun 2009 tentang Narkotik.

Ditangkap di Lobi Hotel Usai Transaksi Sabu dan Ekstasi, Dwi Putra Diadili

Miliki 58,46 Gram Sabu dan 780 Butir Pil Nitrazepam, Putu Slamet Terancam 20 Tahun Penjara

Atau Pasal 114 ayat (2) Undang-Undang RI No.35 tahun 2009 tentang Narkotik.

Dari pasal itu, ancaman hukuman terhadap tersangka maksimal 20 tahun penjara.

Sementara itu dari uraian singkat berkas perkara, tersangka ditangkap oleh petugas kepolisian di pinggir Jalan Raya Kuta, Badung, 3 Juni 2020 sekitar pukul 18.00 Wita.

Usai mengamankan tersangka, petugas lalu melakukan penggeledahan.

Hasilnya ditemukan 21 paket di dalamnya berisi narkotik sediaan Metamfetamina atau dikenal dengan nama sabu seberat 16,02 gram.

(*)

Penulis: Putu Candra
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved