Breaking News:

Corona di Bali

Pasien Covid-19 di RS PTN Unud Didominasi Transmisi Lokal dari Klaster Keluarga

Bed Occupancy Rate (BOR) pasien Covid-19 di RS PTN Unud per siang tadi mencapai 90 persen lebih atau hanya tersisa 3 bed.

Pexels
Ilustrasi Covid-19. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Zaenal Nur Arifin

 

 

TRIBUN-BALI.COM, BADUNG - Bed Occupancy Rate (BOR) pasien Covid-19 di RS PTN Unud per siang tadi mencapai 90 persen lebih atau hanya tersisa 3 bed.

Sehari sebelumnya hanya 80 persen atau tersisa 25 bed namun ada masuk pasien baru 20 orang dan malam harinya 3 pasien.

Di mana mayoritas atau paling banyak pasien tersebut berasal dari transmisi lokal yang mana klaster keluarga.

“Kebanyakan di sini klaster keluarga, mungkin salah satu anggota keluarga kerja atau beraktivitas lain di luar rumah. Mungkin berasal dari sana lalu pulang kampung atau lainnya itu memungkinan menular ke anggota keluarga lain, ia merasa sehat tapi anggota keluarga lainnya tidak kuat antibodinya jadi bisa terpapar,” imbuhnya.

Mantan Istri Ungkap Tabiat Dory Harsa, Gue Nggak Ninggalin Dia, Gue Belum Nikah hingga Saat ini

Leonard Tupamahu Sayangkan Piala AFC Ditunda

Satu-satunya Kabupaten Berstatus Oranye, Okupansi RSUD Klungkung Masih Memadai

“Ada pasien suami, istri, anak dan menantu kita rawat di sini dan berada di satu ruangan. Itu klaster keluarga karena mereka satu rumah,” sambung dr. Purwa.

Ia berharap kepada masyarakat Bali untuk selalu pakai masker saat keluar rumah, jaga jarak, tidak berkumpul-kumpul dan rajin cuci tangan baik menggunakan air mengalir atau pun menggunakan hand sanitizer.

“Memang kelihatan sombong kita tidak berkumpul, tidak jabat tangan saat ketemu tapi itu sementara sebagai upaya kita mencegah penyebaran Covid-19 semakin luas. Apalagi ini menjelang Hari Raya Galungan jangan seperti Galungan sebelum-sebelumnya kumpul, toh dari rumah masing-masing yang punya tempat sembahyang kan bisa dilakukan di rumah,” ungkapnya.

Hadir saat Pendaftaran Bakal Calon Bupati Badung, Dua ASN Badung Diduga Ikut Politik Praktis

Semakin Tangguh, Ini Dia Pilihan Warna Baru Yamaha X-Ride 125

Harga Kebutuhan Pokok di Bali H-3 Hari Raya Galungan, Minyak Goreng dan Cabai Naik

Menurutnya, saat ini kasus Covid-19 di Bali masih di gelombang pertama belum masuk gelombang kedua karena tren nya masih meningkat terus belum terjadi tren penurunan atau landai kasus pasien aktif Covid-19.

“Secara kurva sekarang sedang tinggi-tingginya belum menurun. Belum menunjukkan tanda-tanda menurun dan belum landai. Kita berharap mudah-mudahan masyarakat lebih disiplin lagi dan habis Hari Raya Galungan terjadi penurunan,” papar dr. Purwa.

BLT Karyawan Sudah Cair untuk 5,2 Juta Orang, Gelombang 3 Ditransfer Mulai Hari Ini

Jakarta Terapkan PSBB Lagi, Kemenhub Nyatakan Penumpang Pesawat Tak Perlu SIKM

Kalau masuk gelombang dua kan di gelombang pertama terus melandai turun kasus baru Covid-19 nya hanya beberapa persen lalu muncul lagi sedikit meningkat.

“Ini kan kemarin belum sempat rendah sekali tapi sudah ada lagi (bertambah terus kasus baru). Masih satu rangkaian gelombang pertama mudah-mudahan ini akan ada puncaknya lalu melandai terus seperti prediksi pakar epidomologi,” tambahnya.(*)

Penulis: Zaenal Nur Arifin
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved