Breaking News:

Corona di Bali

Kelompok Belajar Terancam Dihentikan Jika Tabanan Masih Zona Merah Usai Kuningan

Dinas Pendidikan akan menunggu hingga akhir pekan depan, jika zona merah untuk Tabanan masih terjadi kemungkinan kelompok belajar ini dihentikan

Ganendra
Ilustrasi belajar 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Proses belajar kelompok yang diterapkan Dinas Pendidikan Tabanan untuk kelas rendah (kelas 1, 2, dan 3) akan dievaluasi.

Sebab, saat ini kasus terkonfirmasi positif di Tabanan cenderung meningkat drastis dan menyebabkan Tabanan masuk zona merah.

Namun, Dinas Pendidikan akan menunggu hingga akhir pekan depan, jika zona merah untuk Tabanan masih terjadi kemungkinan kelompok belajar ini dihentikan sementara.

Menurut Kepala Dinas Pendidikan Tabanan, I Nyoman Putra, saat ini karena masih serangkaian Hari Raya Galungan dan Kuningan, seluruh siswa masih libur selama dua pekan.

Kasus Positif Covid-19 di Jembrana Bertambah 4 Orang, Tujuh Pasien Sembuh

Paparkan Terkait Produk Lokal, Bupati Suwirta Minta Generasi Muda Ikut Produksi Garam Kusamba

Pemerintah Bakal Restorasi Terumbu Karang di Lima Wilayah Pesisir Bali

Dan mengenai proses belajar kelompok yang diterapkan ada kelas rendah akan dievaluasi setelah Hari Raya Kuningan (Sabtu mendatang), sebab saat ini Tabanan masuk zona merah. 

"Saat ini kan siswa masih libur, untuk belajar kelompok kelas rendah itu nanti kita evaluasi setelah Kuningan nanti," kata Nyoman Putra. 

Putra melanjutkan, jika misalnya nanti setelah Kuningan atau saat mulai pekan terakhir Tabanan masih zona merah, kemungkinan besar belajar kelompok tersebut akan dihentikan sementara hingga waktu yang belum ditentukan. 

"Untuk tatap muka sudah pasti belum dilaksanakan sesuai dengan rapat yang dilakukan sebelumnya. Kemudian jika untuk kelompok belajar pada kelas rendah ini juga serupa jika situasi dan kondisi di Tabanan tak mengizinkan karena sudah masuk zona merah," jelasnya. 

"Intinya di situasi seperti ini kami tak ingin terjadi cluster dari kelompok belajar ini nantinya," tegasnya. 

Untuk diketahui, kelompok belajar ini dibentuk untuk kelas rendah dari kelas 1, 2, dan 3, sekolah dasar.

Halaman
12
Penulis: I Made Prasetia Aryawan
Editor: Wema Satya Dinata
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved