Penanganan Covid

Sambil Kampanyekan Protokol Kesehatan, Dispar Bali Ajak Komunitas Sepeda Motor Adakan Touring Wisata

Tujuannya tak lain adalah mengkampanyekan anjuran dan imbauan protokol kesehatan selalu menerapkan 3 M (Memakai Masker, Mencuci tangan

Tribun Bali/Zaenal Nur Arifin
Suasana peserta Melali Untuk Bali Bangkit saat berada di Desa Kemasan Klungkung. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Zaenal Nur Arifin

TRIBUN BALI.COM, DENPASAR - Dalam upaya mendorong optimisme dan pergerakan perekonomian masyarakat akibat dampak pandemi Covid-19, khususnya di sektor pariwisata, beberapa waktu lalu Pemerintah Provinsi Bali melalui Sekretaris Daerah mengeluarkan Surat Edaran touring ke Daya Tarik Wisata di Bali.

Tujuannya tak lain adalah mengkampanyekan anjuran dan imbauan protokol kesehatan selalu menerapkan 3 M (Memakai Masker, Mencuci tangan dan Menjaga jarak).

"Satu kita harapkan komunitas sepeda motor dalam melakukan touring wisata ini bisa mensosialisasikan, mempromosikan, mengedukasi masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan itu dengan bagus," ungkap Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali I Putu Astawa, Minggu (4/11/2020) usai melepas peserta touring wisata motor bertajuk Melali Untuk Bali Bangkit", di Yamaha Flighship Shop, Denpasar.

Menurutnya hal-hal yang kita inginkan, selain diatas sudah disampaikan juga ada dampak ekonomi yang dirasakan.

Besok, PDAM Klungkung Ganti Komponen Jaringan Induk Sumber Mata Air Rendang, Sejumlah Desa Terdampak

Setelah Dinyatakan Positif Covid-19, Donald Trump: Hari Berikutnya Adalah Ujian Sebenarnya

Nikita Mirzani Langsung Terdiam saat Diceramahi Soal Dosa Berzina

Dan hal-hal kesenangan atau yang disukai masing-masing orang tentu akan mempengaruhi sistem imun dan tidak mudah terpapar Covid-19.

"Kemudian ini kan komunitas yang penghobi bisa membuat dirinya senang atau happy. Dengan perasaan senang itu kan imunitas akan meningkat. Yang penting dalam melakukan touring wisata itu tadi yang saya sebutkan bisa mensosialisasikan penerapan protokol kesehatan ke masyarakat," ujarnya.

Touring wisata yang melibatkan komunitas sepeda motor ini diharapkan mengunjungi tempat-tempat di Bali yang belum terlalu banyak dikenal.

"Tadi melihat rute yang disampaikan dari Yamaha itu menurut saya menarik. Seperti mengunjungi pembuat uang kepeng di Kamasan Klungkung, lalu ada air terjun dan wisaha kulinernya ke Bangli. Kan bagus juga itu akan banyak di posting para peserta tadi tempat-tempat yang dikunjungi," tambah Putu Astawa.

Touring wisata melibatkan berbagai komunitas motor di Bali akan dilakukan rutin setiap hari Minggu pagi dengan tujuan berbagai obyek wisata yang terutama belum banyak wisatawan tahu atau belum terlalu dikenal

Chief Yamaha DDS Bali Larry Asnan menyampaikan touring wisata motor Bali ini merupakan bentuk dukungannya dalam membangkitkan pariwisata dan perekonomian Bali.

"Semua kalian disini hobi motor kesenangannya jalan-jalan dengan sepeda motor boleh, tetapi yang perlu kita tekankan adalah tetap jaga bagaimana protokol kesehatan tetap diterapkan. Bagaimana kita coba membuktikan kita dari Yamaha bisa berpartisipasi ikut meramaikan kembali Bali ini menggerakkan ekonomi," imbuh Larry.

Untuk tetap dapat menjaga protokol kesehatan selama perjalanan, peserta touring tadi dibatasi sebanyak 30 orang dari Yamaha Riders Federation Indonesia (YRFI) Provinsi Bali.

Tiga tempat wisata pada hari ini tadi telah selesai dikunjungi diantaranya wisata alam di Air Terjun Kanto Lampo Gianyar, wisata kuliner Mujair Nyat-nyat khas Pak Bagong dan wisata budaya dengan mengunjungi perajin uang kepeng di Desa Kemasan Klungkung

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved