Corona di Bali
Kecamatan Buleleng Jadi Penyumbang Tertinggi Kasus Covid-19
Tercatat sejak Senin (12/10/2020), secara kumulatif, jumlah kasus terkonfirmasi di Kecamatan Buleleng mencapai 401 orang.
Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
TRIBUN-BALI.COM, BULELENG - Persebaran virus corona atau Covid-19 lebih banyak terjadi di Kecamatan Buleleng.
Tercatat sejak Senin (12/10/2020), secara kumulatif, jumlah kasus terkonfirmasi di Kecamatan Buleleng mencapai 401 orang.
Sementara yang masih dirawat sebanyak 11 orang.
Hal ini terjadi karena jumlah penduduknya lebih tinggi bila dibandingkan dengan kecamatan lain yang ada di Bumi Panji Sakti.
Sekda Buleleng, juga sebagai Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Buleleng, Gede Suyasa tidak menampik jika pesebaran virus lebih banyak terjadi di wilayah Kecamatan Buleleng.
Baca juga: Satroni 6 Pura Curi Amplifier dan Gondol Uang Sesari, Sempol Mengaku untuk Beli Beras
Baca juga: Satu Pasien Terkonfirmasi Covid-19 di Jembrana Meninggal Dunia
Baca juga: 320 Juta Dosis Vaksin Covid-19 Dibutuhkan Indonesia, Ini Sasaran Penerimanya
Ini terjadi karena di kecamatan tersebut jumlah penduduknya paling banyak dan padat, sehingga tingkat kerumunan dan kegiatan transaksi pun tinggi.
“Kecamatan Buleleng itu kan kota, jadi banyak peluang terjadinya penularan. Banyak kegiatan yang dilakukan, jadi kasus pasti jadi tinggi,” terangnya.
Oleh karena itu, Suyasa mengimbau kepada masyarakat untuk terus menerapkan protokol kesehatan dengan gerakan 3M (menggunakan masker, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, serta menjaga jarak).
“Walaupun kasus saat ini cenderung melandai di bawah 10 orang, dan dibarengi dengan tingkat kesembuhan yang saat ini sudah mencapai sekitar 90 persen, kita tidak boleh santai terhadap protokol kesehatan,” kata Suyasa.
Baca juga: Hari Jadi ke-75 Provinsi Jawa Timur, Banyuwangi Raih Sejumlah Penghargaan
Baca juga: Garuda Indonesia Luncurkan Desain Livery Barong pada Moncong Pesawat
Baca juga: Bertambah, Satu Pasien Terkonfirmasi Covid-19 di Jembrana Meninggal Dunia,15 Orang Dinyatakan Sembuh
Sementara terkait perkembangan Covid-19 di Buleleng, saat ini terdapat penambahan tujuh kasus baru terkonfirmasi.
Dengan rincian satu orang asal Kecamatan Buleleng, satu orang asal Kecamatan banjar. Satu orang asal Kecamatan Gerokgak. Dua orang asal Kecamatan Kubutambahan. Satu orang asal Kecamatan Busungbiu. Dan satu lainnya asal Kecamatan Seririt.
Selain itu juga terdapat penambahan satu kasus meninggal dunia akibat Covid-19.
Dimana almarhum merupakan warga asal Kecamatan Seririt, berjenis kelamin laki-laki, dan berusia 64 tahun.
Baca juga: Kemenparekraf Dukung Penyelenggaraan Simakrama Kepariwisataan di 6 Kabupaten yang Ada di Bali
Baca juga: Pertanian dan Kerajinan Lokal Bali Diharapkan Jadi Penopang Kuat Sektor Pariwisata
Baca juga: Pengusaha Solo Robby Sumampouw Meninggal di Singapura, Ini Sosoknya, Dikenal Dekat dengan Soeharto
Almarhum mulanya datang ke IGD RSUD Buleleng pada Kamis (8/10/2020) dengan keluhan demam, batuk kering, dan diare.
Pasien kemudian meninggal dunia pada Minggu (11/10) kemarin dengan hasil swab positif Covid-19.
Gugus Tugas juga mengumumkan, terdapat penambahan enam pasien yang telah dinyatakan sembuh.
Dengan rincian tiga orang asal Kecamatan Seririt. Satu orang asal Kecamatan Buleleng. Satu orang asal Kecamatan Banjar.
Satu orang asal Kecamatan Busungbiu.
Baca juga: Kisah Ervan, 11 Tahun Hilang di Jakarta, Bertemu Keluarga Setelah Iseng Cari Alamat di Google Maps
Baca juga: Tingkatkan Kinerja RS, Pemprov Bali Ajukan Perubahan Perda Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah
Dengan demikian, kini sisa jumlah pasien yang masih dirawat sebanyak 40 orang.
Di mana, empat di antaranya dirawat di RS Pratama Giri Emas, 10 orang di RSUD Buleleng. Tiga orang di RS Bali Med Buleleng. Dua orang di RS Karya Dharma Usada. Satu orang dirawat di RS Kertha Usada.
Satu orang di RS Tangguwisa Seririt. Dua orang di RSUP Sanglah. Satu orang di RS Bali Mandara.
Satu orang di Hotel Pering. 10 orang di Hotel Ibis. Dan lima orang isolasi mandiri di rumah. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/sekda-beleng-gede-suyasakjhg.jpg)