Breaking News:

Satgas TMMD ke-109 Optimalkan Penyuluhan Cegah Alih Fungsi Lahan Pertanian di Banjar Biaung Denpasar

Sektor pertanian menjadi tumpuan penting dalam memenuhi kebutuhan pangan masyarakat terlebih di masa pandemi covid-19.

dok
Lahan pertanian di Kecematan Tegalalang, Gianyar. 

Laporan wartawan Tribun Bali, Adrian Amurwonegoro

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Sektor pertanian menjadi tumpuan penting dalam memenuhi kebutuhan pangan masyarakat terlebih di masa pandemi covid-19.

Oleh sebab itu, penyuluhan mengenai pentingnya lahan pertanian untuk mencegah alih fungsi lahan menjadi salah satu topik yang diusung dalam sasaran non fisik Tentara Nasional Indonesia Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke 109 Kodim 1611/Badung Tahun Anggaran 2020.

Pada awal pekan lalu, Satgas TMMD Ke 109 Kodim 1611/Badung telah memberikan sosialisasi tentang Pertanian yang juga digelar Balai Banjar Biaung, Kesiman Kertalangu, Denpasar Timur, Denpasar, Bali.

Seperti disampaikan Kelian Adat Banjar Biaung Ketut Sudiarsa bila mana rangkaian kegiatan non fisik TMMD Ke 109 Kodim 1611/Badung begitu penting bagi situasi pertanian saat ini

Baca juga: Kisah Warga di Perbatasan, Hidup Makin Sulit di Masa Pandemi Covid-19 dan Sejak Malaysia Lockdown

Baca juga: Viral! Warung Bakso Dibobol, Pencuri Sempat Masak Mie Ayam dan Mandi Lalu Bawa Kabur Pentol

Baca juga: Sindiran Samad dan Saut Soal Rencana Pengadaan Mobil Dinas Pimpinan KPK Bernilai Miliaran Rupiah

"Situasi pertanian sekarang khususnya di Banjar Biaung sangat krisis, dulu luasnya hektaran sekarang hanya beberapa are, dengan ini harapannya supaya ke depannya bisa dicegah dengan adanya alih fungsi lahan untuk pembangunan pemukiman," ujar Ketut kepada Tribun Bali, pada Minggu (18/10/2020).

Dengan adanya sosialisasi pertanian tersebut, Ketut berharap masyarakat bisa meningkatkan hasil olahan lahan pertanian termasuk untuk menjaga lahan sawah agar tidak dijadikan lahan pemukiman.

"Seperti saat ini, kita di tengah situasi Pandemi COVID-19, sektor pertanian menjadi tumpuan dan bisa dikatakan sangat menyelamatkan kita dalam memenuhi kebutuhan pangan," ucapnya.

Baca juga: Soal Cuitan Tengku Zulkarnain, Mahfud MD Sebut Hoax MUI Tak Tentukan Sertifikat Halal di Cipta Kerja

Baca juga: OnePlus 8T Quad Camera plus Chip Snapdragon 865 dan Android 11 Dirilis, Ini Spesifikasi dan Harganya

Baca juga: Pasca Amankan Aksi Demo, Delapan Polisi di Bekasi Ini Positif Covid-19, Kapolres Ungkap Gejalanya

Adapun dalam sosialisasi materi Pertanian tersebut Satgas TMMD Ke 109 Kodim 1611/Badung menggandeng Penyuluh Muda Pertanian Kota Denpasar Marcella Wayan Kartika Rini, S.P.

Dikonfirmasi, Kartika Rini mengatakan, sosialisasi tersebut bertujuan untuk menambah pengetahuan dan wawasan masyarakat dalam sektor pertanian.

"Sosialisasi ini sangat diperlukan mengingat Banjar Biaung mempunyai lahan produktif yang sangat luas dan potensi pertanian yang sangat bagus," katanya.

Rini berharap dengan dilaksanakannya sosialisasi pertanian masyarakat Banjar Biaung bisa bertambah dan pendapatannya pun meningkat.

Sementara itu, Kepala Dusun Banjar Biaung I Wayan Suwana menuturkan, warga masyarakatnya sudah dua kali mendapat sosialisasi, yakni tentang Narkoba dan tentang pertanian.

"Setelah diberikannya sosialisasi tentang pertanian ini, wawasan dan pengetahuan warga masyarakat Banjar Biaung semakin bertambah dan mengerti dengan pola bertani yang baik dan benar untuk mendapatkan hasil yang memuaskan nantinya," pungkas dia. (*)

Penulis: Adrian Amurwonegoro
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved