Breaking News:

Kupas peran & Tanggung Jawab Dewan, DPRD Bali dan Jatim Bersinergi Gelar Seminar di Nusa Dua

Ketua Komisi A DPRD Jatim, Mayjen TNI (Purn) Istu Hari Subagio mengatakan, DPRD memiliki wewenang dalam pembuatan Peraturan Daerah (Perda).

Dokumentasi DPRD Bali
Rapat Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bali dengan Komisi A DPRD Jawa Timur (Jatim) di lantai III Gedung DPRD Bali, Senin (2/11/2020) 

Laporan Jurnalis Tribun Bali, I Wayan Sui Suadnyana

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Bali bersinergi dengan Komisi A DPRD Jawa Timur (Jatim) bersinergi dalam menyelenggarakan seminar sinergitas nasional.

Seminar Sinergitas Nasional yang bertajuk “Kedudukan Anggota DPRD Sebagai Pejabat Daerah Dalam Sistem Pemerintahan Saat Ini” bakal dilaksanakan pada  5 hingga 7 November 2020 mendatang.

Ketua Komisi A DPRD Jatim, Mayjen TNI (Purn) Istu Hari Subagio mengatakan, DPRD memiliki wewenang dalam pembuatan Peraturan Daerah (Perda).

Maka dari itu, pihaknya ingin mempertegas saat ini posisinya dalam sistem pemerintahan sudah benar atau tidak.

Baca juga: Logistik Pilkada Tabanan 2020 Disimpan di GOR Debes, Sejumlah Peralatan Sudah Mulai Datang

Baca juga: Alat Penunjang Tak Lengkap, Mesin PCR di RSUD Buleleng Belum Bisa Beroperasi

Baca juga: Agar Lebih Percaya Diri Kampanyekan Prokes, 63 Babinsa di Klungkung Ikuti Tes Swab

“Kalau legislasi kan dari DPR RI.

Kita mau menyatukan posisi kita sudah benar atau tidak,” jelasnya saat rapat bersama di lantai III Gedung DPRD Bali, Senin (2/11/2020)

Menurut Subagio, Indonesia sendiri menganut ajaran Trias Politika dengan memisahan kekuasaan negara menjadi tiga, di antaranya eksekutif, legislatif dan yudikatif.

Oleh sebab itu, pihaknya memandang perlu adanya sinergitas dan penegasan melalui seminar sinergitas nasional.

 “Itu akan dikupas oleh pembicaranya langsung, bagaimana seorang legislatif itu sesuai dengan peran dan tanggungjawabnya,” terangnya.

Sementara itu, Ketua Komisi I DPRD Bali, Nyoman Adnyana menuturkan, pihaknya bersama Komisi A DPRD Jatim sengaja menggelar seminar guna menyamakan persepsi dengan seluruh Komisi I, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota se-Indonesia.

Tak hanya itu, seminar tersebut juga akan diikuti oleh beberapa Menteri Kabinet Kerja seperti Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan; Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian dan Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko.

“Nanti akan ada hasil rekomendasi,” tutur politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu.

Seminar nasional yang digelar di Nusa Dua tersebut, diharapkan olehnya, mampu menggairahkan perekomian Bali karena akan hadir tamu undangan dan menginap di Pulau Dewata, khususnya sektor pariwisatayang terpuruk akibat pandemi Covid-19. Disamping untuk menyamakan persepsi, kata Adnyana, seminar juga untuk lebih menguatkan kedudukan legislatif di pemerintahan. (*)

Penulis: I Wayan Sui Suadnyana
Editor: Wema Satya Dinata
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved