Tingkatkan Brand Pariwisata, Kemenparekraf Gandeng 12 Mitra Co-Branding Pariwisata di Bali

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) menjalin kerja sama dengan 12 mitra co-branding di Bali sebagai salah satu upaya meningkatk

Biro Humas Kemenparekraf
Kemenparekraf menjalin kerjasama dengan 12 mitra Co-Branding di Bali. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Zaenal Nur Arifin

TRIBUN-BALI.COM, BADUNG - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif ( Kemenparekraf) menjalin kerja sama dengan 12 mitra co-branding di Bali sebagai salah satu upaya meningkatkan brand pariwisata Indonesia agar semakin dikenal baik di pasar domestik maupun pasar global di tengah pandemi Covid-19

Deputi Bidang Pemasaran Kemenparekraf, Nia Niscaya saat kegiatan Wonderful Day with Wonderful Indonesia di Trans Resort Bali, Senin (9/11/2020) menjelaskan, kemitraan merupakan salah satu upaya yang ditempuh kementeriannya dalam mempromosikan pariwisata Indonesia.

Baca juga: Hadapi Agresivitas China, Taiwan Cemaskan Kebijakan Joe Biden yang Dinilai Terlalu Ramah

Baca juga: Fakta Baru, Proses Kasus Penganiayaan AWK terhadap Ajudan juga Masih Berlanjut di Polda Bali

Baca juga: Jadwal Belajar dari Rumah TVRI, Selasa 10 November 2020, Kelas 4-6 SD: Klarifikasi Informasi

Menurutnya, Kemenparekraf tidak bisa berdiri sendiri tetapi membutuhkan beberapa mitra yang juga stakeholder pariwisata agar brand Wonderful Indonesia semakin dikenal publik yang lebih luas.

“Dengan terjalinnya kemitraan ini, kami berharap komunikasi semakin efektif kepada wisatawan nusantara (wisman) atau wisatawan mancanegara (wisman) terkait brand Wonderful Indonesia. Dan kerja sama ini sekaligus memberikan keuntungan bagi kedua belah pihak,” ujarnya.

Baca juga: Kajeng Kliwon Bertepatan dengan Anggara Kasih Tambir, Ini Makna dan Persembahannya

Baca juga: Jadwal Acara Belajar dari Rumah di TVRI Selasa 10 November 2020, Ada Pekan Kebudayaan Nasional

Baca juga: Bali Kaji Buka Kembali Rute Penerbangan Internasional, Dikabarkan Dibuka Awal Desember 2020

Saat kegiatan Wonderful Day with Wonderful Indonesia yang dihadiri perwakilan dari 12 mitra co-branding, hadir pula Direktur Komunikasi Pemasaran Kemenparekraf Martini M Paham.

Dengan menjadi mitra co-branding, Nia Niscaya berharap ke depan bisa meningkatkan citra pariwisata Indonesia melalui kolaborasi program pengembangan pemasaran pariwisata dan ekonomi kreatif

“Kemitraan ini tidak hanya menguntungkan bagi Wonderful Indonesia, produk co-branding juga mendapatkan beberapa keuntungan, antara lain brand equity, perluasan target pasar, serta efisiensi biaya promosi,” ungkap Nia Niscaya.

Baca juga: Babak Baru Kasus Video Syur yang Diduga Mirip Gisel, Didalami Polisi & Kemungkinan Panggil Gisel

Baca juga: Dibuka Hari Ini Tiket Murah Promo Sriwijaya Air, Seluruh Rute Domestik Hanya Rp 170 Ribu

Baca juga: Ari Setia Dibangunkan Polisi Lalu Disuruh Tunjukkan Tempat Menyimpan Sabu

Pada kesempatan yang sama, Direktur Komunikasi Pemasaran Martini M Paham menjelaskan, kemitraan menjadi salah satu upaya Indonesia untuk bisa lagi bangkit di tengah pandemi Covid-19 terutama bagi sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Bali. 

Kemenparekraf juga selalu melibatkan unsur pentahelix ABCGM (Academician, Business, Community, Government, Media) untuk bersama-sama bangkit termasuk dalam co-branding kali ini. 

Baca juga: Sepekan Pasca Libur Panjang Tren Kasus Covid-19 Melandai, Cok Ace: Berkat Usaha Bersama Taat Prokes

Baca juga: PLN dan TNI AL Tandatangani Perjanjian Tukar Menukar Tanah BMN seluas 12.000 M²

Kemenparekraf selalu berupaya untuk mengajak para stakeholder, dengan kondisi baru, tentunya harus ada hal baru yang kita lakukan bersama, satu brand dengan brand lain bisa bekerja sama dan lain sebagainya. Dengan kita bekerja bersama tentunya akan mempermudah dalam mempromosikan produk-produk yang dimiliki,” tuturnya.

Ia juga menjelaskan, di tengah kondisi pasar wisman yang belum stabil, para mitra diharapkan bisa menggarap pasar wisnus. 

Saat ini sektor pariwisata masih mengandalkan dari wisatawan nusantara

Sebab, potensi wisnus juga tidak bisa dianggap remeh karena mereka merupakan tulang punggung ekonomi.

”Wisnus ini adalah tulang punggung ekonomi, jadi tidak bisa dianggap remeh. Untuk itu saatnya kita bidik mereka dengan pola-pola baru di masa kebiasaan baru. Manfaatkanlah aset-aset yang ada untuk kita bersama-sama berpromosi, tentunya dengan pola-pola baru di masa kebiasaan baru,” imbuhnya.

Kemenparekraf/Baparekraf menjalin Co-Branding dengan 12 mitra yaitu Krisna, American Express, Artotelgroup, Bakmi Naga, Sea Safari Cruise, Herborist, Sababay Wine, Waterbom Bali, Element Bike, Crispy Duck, Secret Garden, dan Taman Nusa.(*)

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved