Corona di Bali
Dorong Gairah UMKM di Tengah Pandemi, Dinas Koperasi Gelar Pelatihan Barista, Tata Rias dan Bakery
Merebaknya Covid-19 membuat sektor perekonomian Kabupaten Badung menjadi lesu. Tidak saja sektor pariwisata, sektor riil pun ikut terdampak signifika
Penulis: I Komang Agus Aryanta | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
TRIBUN-BALI.COM, BADUNG - Merebaknya Covid-19 membuat sektor perekonomian Kabupaten Badung menjadi lesu.
Tidak saja sektor pariwisata, sektor riil pun ikut terdampak signifikan akibat pandemi tersebut.
Bahkan, tidak sedikit dari perusahaan dan para pelaku usaha yang ada di wilayah Kabupaten Badung merumahkan karyawannya akibat dampak yang ditimbulkan demikian besar.
Melihat kondisi tersebut, Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan meluncurkan program Pelatihan Barista, Tata Rias dan Bakery bagi masyarakat umum.
Baca juga: Sebagai Alternatif dari Pariwisata, Wagub Cok Ace Ingin Genjot Sektor Pertanian di Bali
VIDEO: Resep Bikin Fudgy Brownies Yang Simple dan Gampang
Baca juga: Laboratorium PCR di RSUD Klungkung Segera Beroperasi, Mampu Uji 94 Sampel Sehari
Baca juga: Sosialisasi Pengawasan Pilkada, Bawaslu juga Beri Edukasi Ketahanan Pangan pada PKK Mengwi
Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari upaya mendorong gairah UMKM di tengah penanganan pandemi Covid-19.
“Hari ini kita melakukan kunjungan kepada peserta pelatihan pastry dan bakery yang diikuti oleh 40 peserta. Pelatihan berlangsung selama 4 hari dari tanggal 9-12 November,” ujar Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Made Widiana saat menghadiri acara Penutupan Pelatihan Pastry dan Bakery di Bali Pastry College Denpasar, Kamis (12/11).
Pihaknya mengaku, beberapa waktu lalu pihaknya juga sudah memberikan pelatihan barista dan tata rias kepada masyarakat umum. Semua itu katanya sebagai upaya konkrit yang dilakukan guna menggairahkan sektor UMKM di tengah pandemi.
Baca juga: Update Kasus Covid-19 di Kota Denpasar, Positif Bertambah 26 Orang, Sembuh 18 Orang
Baca juga: Terkendala Sinyal Internet, Guru di Buleleng Rela Datangi Rumah Siswa untuk Mengajar Murid-muridnya
Baca juga: Member JKT48, Ni Made Ayu Vania Aurellia Lapor Polisi Usai Alami Tindak Pidana Asusila
“ UMKM terbukti tangguh bertahan sebagai guru perekonomian masyarakat di masa susah ini,” ucapnya
Pihaknya menambahkan, ke depan akan fokus membantu pemasaran pelaku UMKM yang ada di Kabupaten Badung secara online.
Pasalnya saat ini UMKM memang perlu mendapatkan sentuhan inovasi teknologi guna memperluas jangkauan jaringan pemasaran dari produk UMKM itu sendiri.
Baca juga: Update Covid-19 Bali 12 November, Kasus Positif Bertambah 89, Sembuh 61, Meninggal 1
“Jadi ke depan kita merancang program UMKM go digital. Ini memang ditujukan agar para pelaku UMKM bisa menemukan alternatif inspirasi dalam mengembangkan usahanya. Pelaku UMKM akan mudah dalam mempromosikan dan memasarkan produknya," ucapnya.
Pada kesempatan tersebut juga diserahkan sertifikat kepada para peserta yang sudah menyelesaikan pelatihan pastry dan bakery. (*)