Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Pemenuhan Gizi dan Cara Menaikkan Berat Badan Ibu Hamil

Pemenuhan gizi ibu dari kualitas dan kuantitas merupakan tantangan kesehatan masyarakat. Sebab dampaknya tidak hanya mempengaruhi kesehatan ibu

Penulis: Noviana Windri | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Pixabay
Ilustrasi ibu hamil. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Noviana Windri Rahmawati

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Pemenuhan gizi ibu dari kualitas dan kuantitas merupakan tantangan kesehatan masyarakat.

Sebab dampaknya tidak hanya mempengaruhi kesehatan ibu tetapi juga mempengaruhi kesehatan generasi yang akan datang.

Dokter spesialis kandungan, dr. Sofani Munzila, Sp.OG. menjelaskan peran nutrisi sangat penting dalam menentukan kesehatan dalam setiap tahapan kehidupan di setiap generasi.

Baca juga: Kecelakaan Maut di Kuta, Seorang Pengendara Motor Tewas Ditabrak Mobil

Baca juga: Harapkan Personel Bebas Covid-19, Waka Polres Badung Serahkan APD dari Kapolda Bali

Baca juga: Dalam Jangka Pendek, Pemprov Bali Fokus Siapkan Dipta untuk Piala Dunia U-20

Baik buruknya status nutrisi seorang wanita akan berhubungan dengan setiap tahapan kehidupan.

"Pondasi dasar kehamilan adalah di 4 bulan pertama. Di mana proses pembentukan dan pematangan organ itu di bulan ke-4. Itu menentukan kesehatan janin sampai 9 bulan dan lahir," jelasnya.

Sangat umum dijumpai kurangnya zat nutrisi tertentu seperti kalsium dan vitamin D pada kelompok populasi wanita hamil, khususnya di negara berkembang.

Baca juga: Nora Alexandra Bakal Laporkan Akun yang Mengancam Akan Membunuhnya

Baca juga: Fraksi Demokrat DPRD Bali Dukung Rencana Pengembangan Wisata Kesehatan di Bali

Baca juga: Permudah Layanan, Disdukcapil Badung Gandeng Gojek Bantu Penjemputan & Pengantaran Dokumen ke Warga

Nutrisi lain yang perlu diperhatikan mencakup zat besi, asam folat dan vitamin B12.

Walaupun sedang mengalami morning sikcness, peningkatan berat badan harus tercapai karena janin terus tumbuh.

Hal ini menjadi salah satu indikator pertumbuhan bayi selama kehamilan.

Baca juga: Jerinx Divonis 1 Tahun 2 Bulan Penjara, 4 Figur Publik Ini Beri Tanggapan

Baca juga: 250 Ekor Tikus Dibakar Dalam Upacara Ngaben Bikul di Badung, Ini Maknanya Secara Niskala

Perkiraan kenaikan berat badan ibu hamil yaitu bayi bertambah 3 - 3,6 kg, plasenta bertambah 0,5 - 1 kg, air ketuban bertambah 1 kg, payudara bertambah 1 kg, rahim bertambah 1 kg, pertambahan volume darah 1,5 - 2 kg, pertambahan volume cairan 1,5 - 2 kg, cadangan lemak bertambah 3 - 4 kg.

Bagi ibu hamil yang termasuk dalam kategori di bawah normal (underweight) sebelum kehamilan, bisa melakukan cara-cara berikut untuk membantu menaikkan berat badan selama hamil.

1. Mengonsumsi makanan sehat dan bergizi secara teratur.

2. Makan dalam porsi kecil namun lebih sering (sekitar 5-6 kali sehari).

3. Memberikan kalori tambahan pada makanan yang dikonsumsi, misalnya menambahkan keju pada makanan, selai kacang pada roti, atau susu pada sereal.

4. Selalu sediakan makanan ringan, seperti biskuit, buah kering, kacang-kacangan, biji- bijian, dan yoghurt. (*)

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved