Breaking News:

Warga Buda Ireng Gianyar Dilema, Kera Liar Resahkan Warga Tapi Tak Bisa Ditembak Karena Awig-awig

Dalam menyikapi kera ini, krama setempat relatif dilema, lantaran didesa setempat ada awig-awig (hukum adat) tidak boleh menembak binatang.

Istimewa
Kera ekor panjang yang meresahkan warga Banjar Buda Ireng, Desa Batubulan Kangin, Sukawati. 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Seekor kera ekor panjang sejak beberapa hari lalu meresahkan warga Banjar Buda Ireng, Desa Batubulan Kangin, Sukawati, Gianyar.

Sebab kera tersebut masuk ke perumahan warga.

Warga pun takut jika nantinya kera ini melukai penduduk, terutama anak-anak.

Dalam menyikapi kera ini, krama setempat relatif dilema, lantaran didesa setempat ada awig-awig (hukum adat) tidak boleh menembak binatang. 

Baca juga: DLHK Badung Lakukan Pengadaan Mesin Incinerator Senilai Rp 8 M, Akan Ditempatkan di TPST Mengwitani

Baca juga: KPU Karangasem Libatkan 66 Tenaga untuk Lipat Kertas Surat Suara

Baca juga: Terjerat Kasus Penggelapan, Polisi Ringkus Wilhelmus dengan Barang Bukti Freezer Seharga Rp 10 Juta

Saat Tribun Bali mendatangi banjar ini, Senin (23/11/2020),  kera tersebut tidak terlihat.

Namun berdasarkan keterangan warga, kera ini memiliki ukuran relatif besar sekitar satu meter.

 Sejak beberapa hari lalu, kera ini merusak genting perumahan,  dan merusak tanaman.

 Lebih meresahkan lagi, ketika hendak diusir menggunakan bambu, kera tersebut malah galak dan menyerang warga.

Kelian Dinas Buda Ireng, Nyoman Subawa membenarkan kera ini sangat meresahkan warga. Terutama bagi anak-anak.

Sebab kera ini masuk ke perumahan, dan tidak takut jika diusir menggunakan benda.

Halaman
12
Penulis: I Wayan Eri Gunarta
Editor: Wema Satya Dinata
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved