Breaking News:

Beredar Pengumuman Rekrutmen THL Dinas Satpol PP dan Damkar Gianyar, Kadis Sebut Hoaks

Ada sebuah pengumuman bukaan lowongan tenaga kerja harian lepas (THL) Dinas Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Gianyar di media sosial, Selasa (1/12/2020

Istimewa
Kepala Dinas Satpol PP dan Damkar Gianyar, Made Watha 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Ada sebuah pengumuman bukaan lowongan tenaga kerja harian lepas (THL) Dinas Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Gianyar di media sosial, Selasa (1/12/2020).

Tak tanggung-tanggung, jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan mencapai 251 orang.

Namun Kepala Dinas Satpol PP dan Damkar Gianyar, Made Watha menyebutkan bahwa surat lowongan kerja yang beredar di media sosial ini bisa dikatakan hoaks.

Baca juga: Dikira Bau Busuk Bangkai Tikus,Ternyata Ada Mayat Perempuan Setengah Baya di Ranjang

Baca juga: Gereja Katedral Denpasar Akan Gelar Rapat Terkait Persiapan Ibadah Natal 2020 di Tengah Pandemi

Baca juga: Anies Baswedan Jalani Isolasi Mandiri & Tetap Pimpin Rapat Virtual Setelah Positif Covid-19

Adapun isi surat bernomor :800/5915/Pol.PP/2020 itu berisikan informasi, dalam rangka meningkatkan mutu pelayanan dasar di bidang keamanan, kenyamanan masyarakat dan penanganan kebakaran, maka bersama ini diumumkan bahwa Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Gianyar membutuhkan tenaga harian lepas dengan formasi sebagai berikut,  cleaning service 2 orang, sopir sebanyak 9 orang, pengamanan dalam 42 orang, tenaga operasional lapangan 98 orang, dan tenaga teknis pemadam kebakaran 100 orang.

Terkait validasi surat tersebut, Kadis Satpol PP dan Damkar Gianyar, Made Watha mengantakan surat tersebut tidak benar atau bisa dikatakan hoax.

Baca juga: Daftar Pejabat Pemprov DKI Jakarta yang Terkonfirmasi Positif Covid-19 Selain Anies Baswedan 

Baca juga: Disogok Jam Mewah, Dimas Ramadhan Bimbang Tinggalkan Rans Entertainment, Raffi Ahmad Tanggapi Enteng

Baca juga: Pemerintah Akan membangun Kota Baru yang Disebut Kota Rebana, Berpenduduk 1 Juta Orang

Sebab kata dia, dalam kemerosotan anggaran dampak pandemi, ia mengatakan tidak mungkin mengadakan rekrutmen pegawai baru.

"Tidak ada (rekrutmen). Situasi seperti ini kan tidak mungkin mengadakan rekrutmen. Kita kan mengacu pada anggaran. (Surat itu bisa disebut hoax. Apalagi tanpa cap. Tidak benar itu," ujarnya.

Terkait siapa pihak yang menyebabkan surat tersebut ke media sosial, Watha mengatakan itu dilakukan anak buahnya.

Baca juga: BREAKING NEWS: Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan Positif Covid-19

Baca juga: Wanita di Dompu Ini Tewas Tersambar Petir Saat Bekerja di Sawah Bersama Suami

Baca juga: Gunung Semeru Semburkan Awan Panas, Sempat Terdengar Suara Gemuruh, Warga Diminta Mengungsi

Memang tanda tangan yang tertuang dalam surat, kata dia, itu merupakan miliknya.

Menurutnya, surat itu sebenarnya hanya bersifat internal, dalam artian jumlah formasi dalam surat itu merupakan jumlah THL saat ini yang akan diperpanjang kontraknya.

Halaman
12
Penulis: I Wayan Eri Gunarta
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved