Breaking News:

Sponsored Content

Setelah Jabat Pjs. Bupati Badung Selama 2 Bulan Lebih, Ketut Lihadnyana Pamit

Selama dua bulan lebih kepemimpinan Pjs Bupati Badung Ketut Lihadnyana tepatnya setelah ditunjuk oleh Mendagri sejak 26 September Tahun 2020 lalu

Penulis: I Komang Agus Aryanta
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Tribun Bali/I Komang Agus Aryanta
Ketut Lihadnyana didampingi Sekda Adi Arnawa saat memberikan pengarahan kepada Kepala Perangkat Daerah sekaligus berpamitan di Puspem Badung, Jumat (4/12/2020). 

TRIBUN-BALI.COM, BADUNG - Selama dua bulan lebih kepemimpinan Pjs Bupati Badung Ketut Lihadnyana tepatnya setelah ditunjuk oleh Mendagri sejak 26 September Tahun 2020 lalu, sudah banyak hal yang dilakukan Pjs. Bupati di Kabupaten Badung terkait tata kelola pemerintahan.

Berkenaan dengan berakhirnya masa jabatan sebagai Pjs Bupati Badung, pada Jumat (4/12/2020), Ketut Lihadnyana memberikan pengarahan kepada Kepala Perangkat Daerah sekaligus berpamitan yang dilaksanakan di Ruang Kriya Gosana di Puspem Badung.

Turut hadir langsung Sekretaris Daerah I Wayan Adi Arnawa, Kepala OPD, Camat se-Badung serta diikuti secara virtual oleh pejabat Eselon III dan IV dari instansinya masing-masing.

Baca juga: Edhy Prabowo Bikin Prabowo Kecewa: Saya Angkat Dia Dari Selokan, Ini yang Dia Lakukan Pada Saya

Baca juga: Bali Ekspor 12 Ton Bawang Merah ke Singapura, Nilainya Mencapai USD 18 Ribu

Baca juga: Baru Operasi ke-3, Marc Marquez Bakal Digantikan Andrea Dovizioso pada MotoGP 2021?

Pjs. Bupati Ketut Lihadnyana mengatakan saat ini berakhirnya tugas selaku Pjs. Bupati Badung.

Bahkan semua itu sesuai dengan ketentuan yang diberikan oleh Kementerian Dalam Negeri bahwa seorang pejabat sementara Bupati Badung pada tanggal 4 Desember batas akhir untuk dapat melaksanakan tugasnya dalam menjalankan kewenangannya terkait urusan pemerintah dan tata kelola lainya.

 “Jadi pada hari Sabtu (6/12/2020) besok akan dilakukan serah terima jabatan dari Pejabat Sementara kepada Bupati definitif yang sudah berakhir masa cutinya,” katanya.

Baca juga: Gedung Perkantoran Badung Diasuransikan, BPKAD Siapkan Anggaran Rp 2,5 Miliar

Baca juga: Istri Ayun Kapak ke Tubuh Suami hingga Tewas, Made Sudarma: Pelaku Kesal Suaminya Kerap Mabuk

Baca juga: Setelah Golnya Dicuri Cristiano Ronaldo, Begini Respons Mengagetkan Alvaro Morata

Terkait dengan tugas yang diberikan oleh Mendagri kepada Pejabat Sementara menurut Lihadnyana terdiri dari beberapa hal yakni memimpin urusan pelaksana pemerintah, menjaga kondisi kondusifitas, memfasilitasi pilkada, penyusunan RAPBD Tahun 2021 dan terakhir memastikan penanganan Covid -19 bisa berjalan secara maksimal.

“Tugas-tugas itu bisa berjalan tatkala Sekda Badung bersama OPD di lingkungan Pemkab Badung memberikan dukungan sehingga saya berupaya untuk berbagi pengalaman terkait dengan masalah tata kelola pemerintahan, tata kelola keuangan, menjalankan program kegiatan termasuk penyusunan APBD tahun 2021 yang dijadikan pedoman untuk dijalankan oleh eksekutif yang sudah disahkan,” terangnya.

Baca juga: Wayan Darta Dengar Suara Gemuruh dari Arah Pantai Sebelum Puting Beliung Hantam Rumahnya

Baca juga: Respons Dimas Usai Ditawari Main di Web Series Oleh Raffi Ahmad

Lebih lanjut Ketut Lihadnyana juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama menjabat sebagai Pjs Bupati Badung ada yang belum bisa disampaikan atau ada kekurangan dalam menyampaikan ucapan maupun tutur kata yang tidak berkenaan.

“Atas nama pribadi dan keluarga saya mohon maaf yang sebesar-besarnya apabila selama saya mengemban tugas selaku pejabat sementara, ada hal-hal yang kurang berkenan. Semoga kita sekalian senantiasa dalam lindungan Ida Sang Hyang Widhi Wasa dan dikaruniai kesehatan dan keselamatn,” pungkasnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved