Benarkah Perokok Dapat Beresiko Timbulkan Gejala Berat Pada Covid-19 ? Begini Penjelasannya
Merokok merupakan salah satu faktor utama dari penyebabnya penyakit jantung koroner, diabetes melitus, dan Kanker.
Penulis: Ni Luh Putu Wahyuni Sari | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Maka dari itu hal tersebutlah yang membuat merokok dapat mempermudah terkena infeksi virus Covid-19.
Dan juga dapat terkena gejala resiko yang lebih tinggi, yang dikarenakan terdapat penyakit penyerta seperti diabetes, kanker, hipertensi dan jantung koroner.
Namun orang yang terinfeksi Covid-19 biasanya lebih dominan memiliki penyakit penyerta seperti diabetes melitus.
"Dan hal tersebut sudah dilakukan penelitian terhadap orang yang memiliki penyakit diabetes melitus lalu terinfeksi Covid-19 kerusakan pada paru-parunya jauh lebih masif. Begitu juga pada penyakit stroke, hipertensi, jantung koroner, dan kanker, karena menurunkan daya tahan tubuh," lanjutnya.
Memang tantangan kedepannya semakin berat, hal tersebut dikarenakan intervensi dari industri rokok yang semakin gencar dikarenakan ingin meningkatkan penjualannya.
dr. Artawan mengatakan, justru pada pandemi Covid-19 lah momen yang pas untuk menghentikan kebiasaan merokok dikarenakan faktor-faktor tersebut. (*).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/foto-ilustrasi-rokok-di-asbak.jpg)