Breaking News:

APBD Bangli 2021 Telah Disahkan, Pengalokasian Dana Rp 85 Miliar Tunggu Hasil Kesepakatan Dewan

APBD Bangli tahun anggaran 2021 telah disahkan oleh DPRD Bangli pada Kamis (17/12/2020). Kendati demikian, masih ada dana Rp 85 miliar yang belum

Penulis: Muhammad Fredey Mercury
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Tribun Bali/Muhammad Fredey Mercury
Kepala BKPAD Bangli, I Ketut Riang 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - APBD Bangli tahun anggaran 2021 telah disahkan oleh DPRD Bangli pada Kamis (17/12/2020).

Kendati demikian, masih ada dana Rp 85 miliar yang belum terpasang.

Kepala Badan Keuangan, Pendapatan dan Aset Daerah (BKPAD) Bangli, I Ketut Riang menjelaskan, anggaran Rp 85 miliar tersebut bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Bagi Hasil Provinsi Bali, serta Dana Insentif Daerah (DID).

"Anggaran tersebut sudah ada PMK-nya. Masing-masing nilainya untuk DAU Rp 4 miliar lebih, Bagi Hasil Provinsi Rp 20 miliar lebih, dan DID Rp 59 miliar lebih," sebutnya. 

Baca juga: KTM Kembali Tunjuk Dani Pedrosa Jadi Pembalap Penguji di MotoGP 2021

Baca juga: Komentar Khabib Nurmagomedov Ketika Resmi Jadi Bintang Olahraga Dunia 2020

Baca juga: Badung Raih Penghargaan sebagai Kabupaten Sangat Inovatif dari Kemendagri

Mengenai pemanfaatan dana Rp 85 miliar itu, Riang mengatakan pihaknya masih menunggu kesepakatan dengan pihak DPRD Bangli, sembari menunggu hasil verifikasi APBD 2021 dari provinsi.

"Nanti menunggu pembahasan sekitar tanggal 24 atau 25 Desember. Karena verifikasi ini merupakan ruang untuk membahas lagi. Dan hasil verifikasi pasti mengisyaratkan untuk memasukkan ini (anggaran Rp 89 miliar)," jelasnya. 

Di sisi lain, Riang mengatakan pada tahun 2021 mendatang pihaknya baru merancang Bantuan Tak Terduga (BTT) penanganan Covid-19 sebesar Rp 1 miliar.

Baca juga: Lelang Online Ikan Cupang, Damar Raup Jutaan Rupiah Per Hari

Baca juga: Kasus Positif Covid-19 di Buleleng Bertambah Enam Orang, 3 Orang Sembuh

Baca juga: Seekor Sapi di Buleleng Dicuri dan Disembelih Pelaku di Tempat

Begitupun dengan kegiatan Gerbang Gita Santhi (GGS), yang sesuai rancangan awal dianggarkan senilai Rp 5,2 miliar.

"Nanti kalau ditambah dari Rp 85 miliar ini, kan tergantung kesepakatan di sini (Eksekutif dan Legislatif). Harapan kami, khususnya untuk BTT ada tambahan anggaran," ujarnya.

Sementara itu Anggota DPRD Bangli, I Made Sudiasa saat dikonfirmasi terpisah mengatakan anggaran sebesar Rp 85 miliar itu diusulkan sesuai dengan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD).

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved