Corona di Bali

Denpasar Perketat Pengawasan Tempat Wisata Saat Libur Nataru, Gugus Tugas: Jangan Penuh di 1 Titik

Untuk antisipasi peningkatan kasus positif Covid-19, Denpasar memperketat pengawasan di tempat-tempat wisata.

Istimewa
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Untuk antisipasi peningkatan kasus positif Covid-19, Denpasar memperketat pengawasan di tempat-tempat wisata.

Pengawasan ini akan dilakukan dengan melakukan patroli oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 hingga Satgas desa atau kelurahan setempat.

Baca juga: Gereja Katedral Denpasar Siap Laksanakan Ibadah Natal dengan Prokes Ketat, Jadwal Misa Ditambah

Baca juga: BRI Siapkan Rp 657 Miliar Kas ATM Selama Cuti Bersama, Libur Natal hingga Tahun Baru di Bali

Baca juga: PLN Pastikan Keandalan Pasokan Listrik Jelang Nataru, Siagakan 40 Ribu Personel

“Kami akan betul-betul perketat pengawasan tempat wisata agar mereka yang berwisata mengikuti protokol kesehatan,” kata Juru Bicara GTPP Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai saat dikonfirmasi Kamis (24/12/2020) siang.

Adapun lokasi wisata yang akan menjadi perhatian yakni pantai di kawasan Sanur, Bajra Sandhi, dan Taman Kota Lumintang.

Selain itu, lapangan yang biasanya jadi pusat kerumunan juga akan diawasi.

Baca juga: Jelang Natal dan Tahun Baru, Pos Pencarian dan Pertologan Jembrana Gelar Operasi Laut

Baca juga: Jadwal dan Panduan Ibadah Misa Natal & Tahun Baru di Gereja Katedral Denpasar

Baca juga: ASN Dilarang Bepergian Selama Libur Natal dan Tahun Baru

“Kami sudah mulai lakukan patroli pengaman, jangan sampai ada kerumunan, dan jangan sampai karena kerumunan ini berurusan dengan hukum seperti di daerah lain,” kata Dewa Rai.

Namun dirinya mengatakan, tidak ada pelarangan untuk melakukan kegiatan wisata di Denpasar.

Namun pihaknya melakukan antisipasi penumpukan di satu titik.

Baca juga: 212 WBP se-Bali Diusulkan Mendapat Remisi Natal, Perayaan Natal di Lapas & Rutan Digelar Virtual

Baca juga: Jelang Perayaan Natal dan Tahun Baru 2021, Kadiskes Provinsi Bali Ingatkan Faskes Siap Siaga

“Seperti di pantai kawasan Sanur kan panjang itu sekitar 7 km panjang garis pantainya, jadi jangan sampai hanya penuh di satu titik saja mereka berkumpul,” katanya.

Jika ada penumpukan di satu titik, dirinya mengatakan petugas yang berjaga akan mengarahkan agar mereka tidak menumpuk.

Namun pihaknya juga berharap masyarakat memiliki kesadaran juga terkait hal ini.

“Kesadaran diperlukan bagi semua orang, kalau sudah ramai jangan di sana, cari yang agak sepi. Kan pantai di Denpasar terbentang dari Biaung,” katanya. (*)

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved