Breaking News:

Berita Klungkung

Pelebon Tokoh Puri Klungkung Dijaga Ketat Kepolisian, Tak Ada Bade Tumpang 11

Pelebon Tokoh Puri Klungkung Dijaga Ketat Kepolisian, Tak Ada Bade Tumpang 11 dan Pengayah Rapid Antigen

Penulis: Eka Mita Suputra | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Tribun Bali/Eka Mita Suputra
DIJAGA KETAT – Petugas kepolisian menjaga ketat pelaksanaan upacara pelebon mantan bupati yang juga tokoh Puri Klungkung almarhum Tjokorda Gde Agung, Rabu (6/1/2021). 

"Kami mengerahkan 220 personel untuk pengamanan. Dibantu oleh TNI, BPBD, Satpol PP dan juga Pecalang," ungkap Kapolres Klungkung, AKBP Bima Arya Viyasa.

Total pengayah, termasuk keluarga puri, yang dapat mengikuti langsung prosesi pelebon ini sebanyak 340 orang.

Semunya telah dilakukan rapid test antigen, dengan hasil non reaktif.

"Hanya warga dengan tanda pengenal yang diperkenankan ikut langsung prosesi pelebon," jelas Panglingsir Puri Agung Klungkung, Ida Dalem Smara Putra.

Sarana upakara seperti lembu diberangkatkan terlebih dahulu ke pegedengan (lokasi pembakaran jenazah).

Hal ini dimaksudkan agar tidak ada banyak iring-iringan.

Sarana upakara itu juga didorong dengan bantuan roda, agar tak butuh banyak tenaga untuk menggotongnya.

"Jadi semua sarana upacara memang dibuat sederhana dan kecil, sehingga tidak membutuhkan banyak orang untuk menggotongnya," jelas Ida Dalem.
Prosesi upacara dimulai sekira pukul 11.30 Wita.

Jenazah beriringan dengan naga banda dari Puri Agung Klungkung menuju Catus Pata Semarapura.

Iring-iringan itu tampak tidak terlalu panjang, berkisar kurang dari 50 orang.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved