Berita Denpasar

Proyek Bendungan Sidan Membuat Sungai Ayung Keruh, Akibatkan Produksi Air PDAM Denpasar Terganggu

Produksi air baku di PDAM (Perumda Tirta Sewaka Dharma) Kota Denpasar terus mengalami gangguan.

Penulis: Putu Supartika | Editor: Wema Satya Dinata
PDAM Denpasar
Proses distribusi air PDAM dengan mobil tangki 

Proses produksi yang biasanya bisa sampai 500 liter per detik keatas kini hanya 200 liter per detik.

Akibatnya, pengaliran air ke reservoir menjadi lemah.

Begitu juga pengaliran air ke pelanggan yang dipastikan terhambat, dimana yang paling parah terjadi di Kecamatan Denpasar Utara seputaran jalan Kebo Iwa, Jalan A Yani, Jalan Antasura.

Denpasar Timur Jalan Siulan, dan Denpasar Barat seputaran Jalan Gunung Agung.

Dikatakannya, kondisi ini akan terus terjadi sepanjang proyek bendungan sidan masih berlangsung.

Hal tersebut membuat PDAM harus mencari solusi untuk bisa melakukan pengolahan air secara maksimal.

Sebab, jika dipaksakan dengan kondisi saat ini PDAM khawatir akan terjadi kerusakan mesin dan tingginya bahan yang digunakan untuk penjernihan air.

Dengan kondisi tersebut, gangguan berimbas pada 30.000 pelanggan di Kota Denpasar.

Kerugian PDAM ditafsir mencapai Rp 130 juta perhari selama masa kekeruhan ini.

Menurut Bagus Arsana PDAM saat ini sudah merancang membuat kantong lumpur dengan panjang 50 meter lebar 6 meter dengan tinggi 4 meter di hulu.

Baca juga: 4.000 Pelanggan PDAM Denpasar Digratiskan Selama 3 Bulan, Siapa Saja Mereka?

Kantong lumpur tersebut nantinya sebagai tempat untuk menyaring lumpur sebelum masuk tahap selanjutnya.

Selain itu PDAM juga berencana akan membuat saluran terbuka yang berada di hilir kantong lumpur.

Saluran terbuka memiliki panjang 56 meter dan lebar 1 meter.

Saluran terbuka itu merupakan penampungan air setelah dilakukan penyaringan di kantong lumpur.

“Kami juga akan membuat bak penampungan dengan luas tampungan 1.800 meter kubik. Bak penampungan ini yang nantinya akan menyalurkan air ke IPA Intake untuk dilakukan pengolahan melalui pipa GIP 24 inci,” katanya.

Untuk saat ini, Bagus Arsana meminta permakluman kepada masyarakat.

Saat ini pelayanan yang dimaksimalkan oleh PDAM menyediakan 4 tangki air untuk pendistribusian ke rumah-rumah warga yang terdampak. (*)

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved