Breaking News:

Berita Bali

Mendikbud Hapus Ujian Nasional 2021, Begini Tanggapan Pemprov Bali

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) RI, Nadiem Anwar Makarim menghapus ujian nasional (UN) pada tahun ini.

Capture Tribun Bali/Putu Supartika
Kepala Disdikpora Provinsi Bali KN Boy Jayawibawa 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) RI, Nadiem Anwar Makarim menghapus ujian nasional (UN) pada tahun ini.

Hal itu sesuai dengan Surat Edaran Mendikbud RI Nomor 1 tahun 2021 tentang Peniadaan Ujian Nasional dan Ujian Kesetaraan serta Pelaksanaan Ujian Sekolah dalam Masa Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Provinsi Bali, I Ketut Ngurah Boy Jayawibawa menuturkan, kebijakan peniadaan UN ini memang sudah dirancang bahwa pada 2020 menrupakan UN yang terakhir.

Awalnya UN memang sudah berencana dihapuskan dan diganti dengan asesmen nasional.

Disdikpora Bali Keluarkan Surat Edaran Terkait Peniadaan Ujian Nasional dan UKK SMK

Hanya saja asesmen nasional ini juga diundur ke September mendatang.

Oleh karena itu, nilai siswa diambil berdasarkan rapot selama lima semester.

 "Itu yang dipakai penilaian pengganti UN itu," kata mantan Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Bali itu saat dihubungi Tribun Bali, Kamis 4 Februari 2021.

Nilai rapot yang digunakan untuk kelulusan siswa ini tidak ada standar khusus.

Sepanjang memenuhi kriteria seperti siswa menunjukkan kinerja yang bagus terhadap sekolah dan perilaku yang baik sudah bisa dinyatakan untuk lulus.

Meskipun hanya menggunakan nilai rapot, Boy yakin hal itu tidak akan mengurangi kualitas kelulusan.

Halaman
12
Penulis: I Wayan Sui Suadnyana
Editor: Wema Satya Dinata
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved