Breaking News:

Corona di Bali

Dorong Ikut Donor Plasma Konvalesen, Dandim Klungkung Minta Babinsa Monitoring Penyitas Covid-19

Kodim 1610 Klungkung menggelar donor plasma konvalesen terhadap pasien yang telah berhasil sembuh dari Covid-19, Selasa 16 Februari 2021.

Tribun Bali/Eka Mita Suputra
Kodim 1610 Klungkung menggelar donor plasma konvalesen terhadap pasien yang telah berhasil sembuh dari Covid-19, Selasa (16/2). 

TRIBUN-BALI.COM, KLUNGKUNG - Kodim 1610 Klungkung menggelar donor plasma konvalesen terhadap pasien yang telah berhasil sembuh dari Covid-19, Selasa 16 Februari 2021.

Namun hanya seorang warga, yang memenuhi syarat untuk jalani donor plasma darah konvalesen.

Ke depan para Babinsa di Klungkung diminta melakukan monitoring terhadap para penyitas Covid-19 di wilayahnya, untuk mencari pendonor plasma darah. 

Baca juga: Kapolsek Dawan Bantah Kabar Adanya Tajen Digelar Saat PPKM di Desa Pesinggahan Klungkung Bali

Baca juga: Kodim 1610 Klungkung Gelar Donor Darah Konvalesen, Hanya Seorang Warga Yang Penuhi Persyaratan

Kegiatan donor plasma darah konvalesen ini digelar di Markas Kodim 1610 Klungkung.

Dandim 1610 Letkol Czi  Paulus Joni Simbolon menjelaskan, saat ini pendonor plasma darah konvalesen sangat diharapapkan untuk membantu terapi para pasien Covid-19 yang bergejala berat.

Sementara berdasarkan informasi PMI Bali, saat ini kebutuhan plasma darah para penyintas Covid-19 cukup tinggi. 

" Informasi dari PMI, saat ini ada 17 pasien Covid-19 yang masih daftar antrian untuk menerima terapi plasma darah. Tapi untuk stoknya kosong," ungkap Joni Simbolon. 

Baca juga: Mobil Jenis Toyota Rush Ludes Terbakar di Desa Pejukutan, Nusa Penida Klungkung

Baca juga: Usulan Pinjaman PEN  Belum Ada Perkembangan, 3 Kegiatan Prioritas di Klungkung Belum Bisa Terlaksana

Ia merinci, 17 pasien itu diantaranya 7 orang di Klungkung, 5 orang di Bangli, dan 5 orang di Karangasem.

Untuk memenuhi kebutuhan plasma darah bagi pasien Covid-19 ini, Dandim pun menggugah para penyitas untuk mau mendonorkan plasma darahnya. 

Bahkan dandim memerintahkan para babinsa untuk melakukan monitoring penyitas, atau warga yang sudah sembuh dari Covid-19 di wilayahnya masing-masing.

Lalu para babinsa juga diminta ikut memotivasi, agar lara penyitas ini mau mendonorkan plasma darahnya, demi membantu sesama yang masih dalam perawatan karena Covid-19. 

" Setetes darah para penyitas ini sangat berharga, untuk membantu kesembuhan pasien Covid-19," ungkapnya. (*)

Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved