Breaking News:

Corona di Bali

PPKM Mikro di Tabanan Efektif Turunkan Kasus Covid-19, 1 Desa Berubah dari Zona Merah ke Zona Oranye

Sekretaris Daerah (Sekda) Tabanan, I Gede Susila menyatakan bahwa penerapan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro cukup efektif

Penulis: I Made Prasetia Aryawan | Editor: Wema Satya Dinata
Tribun Bali/I Made Prasetia Aryawan
Suasana di Posko Tangguh Dewata Desa Banjar Anyar, Kecamatan Kediri, Tabanan, belum lama ini. 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Sekretaris Daerah (Sekda) Tabanan, I Gede Susila menyatakan bahwa penerapan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro cukup efektif dilakukan.

Sebab, dari hasil evaluasi pelaksanaannya adalah dua desa yang diterapkan PPKM Mikro ini, satu desa yakni Desa Dauh Peken, Kecamatan Tabanan sudah berhasil berubah zona, dari zona merah menjadi zona oranye.

Sedangkan Desa Banjar Anyar, Kecamatan Kediri masih dalam zona merah.

Kondisi ini dilaporkan setelah hasil evaluasi PPKM Mikro Senin 15 Pebruari 2021 kemarin.

Baca juga: Provinsi Bali Tunggu Perpres Untuk Terapkan Denda Bagi Masyarakat Yang Tidak Mau Divaksin Covid-19

Menurut data yang diperoleh Satgas Penanganan Covid-19 Tabanan, dari 133 Desa, yang masuk zona hijau dan kuning masing-masing 63 desa.

 Kemudian 6 Desa diantaranya masuk zona oranye, dan satu Desa masuk zona merah.

Desa yang masuk zona merah adalah Desa Banjar Anyar Kecamatan Kediri dengan kondisi kasus masih diatas 11 kasus per harinya.

Disisi lain, tambahan kasus Covid-19 per tanggal 16 Februari 2021 bertambah 19 kasus baru disertai dengan tambahan kasus sembuh berjumlah 8 orang dan meninggal dunia 1 orang.

Pasien yang meninggal dunia perempuan 66 tahun asal Desa/Kecamatan Marga Tabanan.

Pasien juga memiliki penyakit penyerta diabetes disertai hipertensi.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved