Breaking News:

Presiden Jokowi Cabut Perpres Miras Setelah Bertemu Empat Mata dengan Wapres Ma'ruf Amin

Sebelum mencabut aturan itu, Presiden Jokowi ternyata sempat berbicara empat mata dengan Wakil Presiden Ma'ruf Amin.

DOK. MUCHLIS JR/BIRO PRES SEKRETARIAT PRESIDEN
Presiden Joko Widodo dalam acara Inovation Indonesia Expo 2020 pada Selasa, 10 November 2020. Sebelum mencabut Perpres Miras, Presiden bertemu empat mata dengan Wakil Presiden Ma'ruf Amin. 

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) akhirnya mencabut lampiran Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 10 Tahun 2021 yang mengatur pembukaan investasi baru industri miras yang mengandung alkohol.

Padahal aturan itu baru diteken di lampiran III Perpres Nomor 10 Tahun 2021 tentang Bidang Usaha Penanaman Modal.

Sebelum mencabut aturan itu, Presiden Jokowi ternyata sempat berbicara empat mata dengan Wakil Presiden Ma'ruf Amin.

Baca juga: Presiden Cabut Aturan Soal Investasi Miras, Penjual Arak: Diibaratkan Pisau Berbelati Dua

Baca juga: Dewan Bali Hormati Keputusan Jokowi Soal Pencabutan Perpres Investasi Miras

Dalam pembicaraan itu, Ma'ruf menyampaikan kepada Jokowi bahwa investasi industri miras tidak akan berdampak baik ke depannya.

Hal tersebut disampaikan juru bicara Ma'ruf, Masduki Baidlowi. Ia menyebut Ma'ruf bertemu dengan Jokowi setelah hanya bisa menyampaikan melalui menteri.

"Kemudian setelah sampai (pesannya) dimantapkan lagi oleh Wapres tadi pagi ketemu empat mata dengan Presiden, dan Presiden diyakinkan untuk bagaimana agar itu dicabut dan akhirnya memang Presiden sudah (mencabut)," kata Masduki saat dihubungi wartawan, Selasa 2 Maret 2021.

Masduki mengatakan, Ma'ruf Amin tidak mengetahui adanya lampiran perpres soal investasi miras sebelum aturan tersebut ramai diperbincangkan di media. Ma'ruf juga sempat kaget saat mendengar adanya aturan itu.

"Belum belum belum belum. Karena lampiran itu belum banyak orang yang tahu. Dan wapres juga tidak diberi tahu. Makanya wapres kaget itu begitu ada pemberitaan seperti itu. Wapres kaget, kok saya nggak tahu persoalan ini," ujarnya.

Setelah mengetahui adanya lampiran itu, Ma'ruf kemudian melakukan koordinasi dengan sejumlah ormas Islam.

Ia menjadi tali penghubung antara ormas-ormas yang telah menyampaikan keberatan atas adanya investasi industri mira itu dengan Jokowi.

Halaman
1234
Editor: DionDBPutra
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved