Breaking News:

Corona di Bali

Hari Pertama Ngantor di Desa Dauh Peken, Bupati Tabanan Kumpulkan 5 Camat Daerah Rawan Covid

Lima Kecamatan di Tabanan yang masuk kategori rawan penyebaran Covid-19 langsung dikumpulkan oleh Bupati Tabanan, Bali, I Komang Gede Sanjaya

Tribun Bali/I Made Prasetia Aryawan
Suasana saat Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya berkoordinasi dengan jajaran Lima Kecamatan di Kantor Desa Dauh Peken, Tabanan, Bali, Jumat 5 Maret 2021. Hari ini merupakan hari pertamanya ngantor di Desa Dauh Peken, Tabanan. 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Lima Kecamatan di Tabanan yang masuk kategori rawan penyebaran Covid-19 langsung dikumpulkan oleh Bupati Tabanan, Bali, I Komang Gede Sanjaya saat hari pertamanya ngantor di Kantor Desa Dauh Peken, Jumat 5 Maret 2021.

Seluruh jajaran kecamatan mulai dari Camat, Perbekel, Bendesa Adat langsung diminta untuk menyampaikan semua masalah agar bersama-sama mencari solusinya. 

Lima kecamatan yang rawan penyebaran Covid yakni Kecamatan Tabanan, Kecamatan Kediri, Kecamatan Marga, Kecamatan Baturiti dan Kecamatan Selemadeg Timur.

Baca juga: Balok Penyangga Terlepas, Truk Box Terguling di Tabanan, Masih Dalam Tahap Evakuasi Muatan

Baca juga: Polres Tabanan Kerahkan 430 Personel Amankan Nyepi, Masyarakat Diharapkan Batasi Kegiatan

Baca juga: Bupati dan Wabup Tabanan Bakal Ngantor di Desa Zona Merah, Sanjaya: Sekalian Kita Membangun Desa

Dikumpulkannya lima kecamatan ini bertujuan untuk untuk bedah masalah sekaligus memberikan gambaran peningkatan kasus di 5 kecamatan tersebut.

Tak hanya Bupati Sanjaya, sesuai janjinya kemarin Wakil Bupati, I Made Edi Wirawan juga mendapat bagian untuk ngantor di Desa Banjar Anyar, Kecamatan Kediri.

Edi Wirawan juga sudah melakukan pengawasan ke Desa Banjar Anyar untuk menyerap aspirasi beberapa wilayah terkait penyebab tingginya angka kasus di Desa Banjar Anyar.

Baca juga: Program Pelatihan Kerja Mulai Dilakukan di Tabanan, 3 Program di LLK, 3 Program di Luar LLK

Baca juga: 10 Tahun Jadi Tenaga Kontrak di Tabanan Bali, Suardana Sumringah Terima SK PPPK

Baca juga: Pasangan Suami Istri Asal Tabanan Sekongkol Curi Sepeda Motor di Vila Desa Pererenan Mengwi Badung

"Hari ini kita kumpulkan lima kecamatan yang rawan penyebaran untuk menyampaikan kendalanya di lapangan. Istilahnya bedah masalah."

"Sehingga dengan mengetahui masalah kita akan bersamaan mencari solusinya seperti apa," kata Komang Sanjaya usai pembahasan Jumat 5 Maret 2021. 

Menurut Sanjaya, kegiatan "ngantor" di desa ini nantinya akan terus berlanjut.

Ketika di Desa Dauh Peken sudah beralih zona misalnya meenjadi zona kuning bahkan hijau, ia akan berpindah lagi ke desa lainnya yang rawan.

Halaman
12
Penulis: I Made Prasetia Aryawan
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved