Breaking News:

Berita Klungkung

Rentan Terpapar Covid-19 Saat Layani Umat, 250 Sulinggih di Klungkung Diusulkan Vaksinasi Covid-19

Ketua PHDI Klungkung I Putu Suarta menjelaskan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan prihal vaksinasi bagi para sulinggih.

Tribun Bali/Eka Mita Suputra
Kasatpol PP dan Damkar Klungkung, I Putu Suarta. APAR Hotel dan Restoran di Nusa Lembongan Banyak Rusak, Pengusaha Masih Abai Fungsi Alat Pemadam 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - PHDI Klungkung telah mengusulkan 250 nama sulinggih, untuk mendapatkan vaksinasi Covid-19

Hal ini dianggap penting, karena sulinggih kerap berinteraksi dengan umat dari berbagai daerah.

Terlebih sebagian besar sulinggih berusia lanjut, sehingga menjadi kelompok rentan terpapar Covid-19. 

Ketua PHDI Klungkung I Putu Suarta menjelaskan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan prihal vaksinasi bagi para sulinggih.

Terlebih ada beberapa sulinggih yang aktif bertanya kepadanya, terkait vaksinasi Covid-19. 

Baca juga: Sanur Akan Jadi Kawasan Zona Hijau, Pemkot Denpasar Prioritaskan Vaksinasi Covid-19 di Sanur

Baca juga: Sering Berinteraksi dengan Masyarakat, Anggota Polres Gianyar Laksanakan Vaksinasi Covid-19

Baca juga: Diskes Badung Usulkan 69.958 Orang Memperoleh Vaksin untuk Pembentukan Green Zone di Nusa Dua Bali

"Kami sudah usulkan nama-nama Ida Sulinggih, agar mendapatkan vaksinasi Covid-19. Tindak lanjutnya nanti Kadiskes berencana akan merapatkan dulu hal ini,  bersama dengan Disbudpora dan PHDI," ujar Putu Suarta, Rabu (10 Maret 2021). 

Terdapat  250 nama sulinggih di seluruh Klungkung, yang diusulkan untuk menerima vaksinasi Covid-19. Hampir semuanya dari mereka berusia lanjut. 

"Memang sebagian besar sulinggih di Klungkung berusia lanjut. Nanti kan ada pemeriksaan lagi dari petugas Dinas Kesehatan, apakah para sulinggih ini kondisinya memungkinkan divaksinasi," jelasnya. 

Menurutnya, sulinggih juga menjadi kelompok rentan terpapar Covid-19.

Selain karena hampir semua berusia lanjut,  dalam aktivitasnya para sulinggih kerap berinteraksi dengan umat. 

"Sulinggih selalu melayani umat. Misal saat memuput upacara, tentu sulinggih ini berinteraksi dengan banyak orang. Belum umat dari berbagai daerah, selalu tanggil ke gria. Sehingga sulinggih ini  rentan juga tepapar dan sangat perlu mendapatkan vaksinasi," jelas Putu Suarta. 

Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Noviana Windri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved