Breaking News:

Berita Jembrana

Empat Warga Melaya Jembrana Bali Digigit Anjing Rabies, Pertama Kali Terjadi Saat Pandemi Tahun 2021

Kabid Keswan Kesmavet Dinas Pertanian dan Pangan Pemkab Jembrana, I Made Widarsa mengatakan, kasus gigitan anjing rabies pertama kali terjadi di masa

Tribun Bali/dwi suputra
Ilustrasi rabies 

TRIBUN-BALI.COM, NEGARA - Tahun 2021 ini, satu kasus pertama gigitan anjing rabies terjadi di Jembrana.

Empat warga Banjar Pangkung Dedari Desa Melaya Kecamatan Melaya, itu ialah Ni Nengah Weli 81 tahun, Ni Ketut Sariani 55 tahun, Ni Nyoman Suarti 62 tahun, dan I Putu Bangkit Artha Jaya 4 tahun. 

Kabid Keswan Kesmavet Dinas Pertanian dan Pangan Pemkab Jembrana, I Made Widarsa mengatakan, kasus gigitan anjing rabies pertama kali terjadi di masa Pandemi 2021 ini.

Empat orang warga terkena gigitan.

Awalnya anjing menggigit perempuan paruh baya Sariani, di bagian betis kanan.

Baca juga: 2 Anak di Klungkung Jadi Korban Gigitan Anjing Rabies, Petugas Eliminasi 4 Anjing & Vaksin 21 Anjing

Baca juga: Anjing Rabies Terkam 4 Warga di Klungkung

Baca juga: Semester Pertama 2020, Gianyar Nihil Kasus Gigitan Anjing Rabies

Kemudian anjing kecil itu kabur dan menggigit pemiliknya Weli di bagian jari kakinya.

Setelah itu anjing kembali menggigit Suarti dan bocah berusia empat tahun.

“Kejadian terjadi pada 6 Maret lalu,” ucapnya, Jumat 19 Maret 2021.

Widarsa menyebut, bahwa sebelum menggigit pemilik dan tetangga pemilik, anjing kecil itu sempat digigit anjing liar.

Anjing yang menggigit merupakan anak anjing dan belum tervaksin. Sebab, pada tahun 2020 tidak dilaksanakan vaksin karena covid.

Karena itu, pihaknya melakukan vaksinasi terhadap 22 ekor anjing untuk vaksinasi dan enam anjing dieliminasi selektif.

“Untuk tahun 2020 ada sekitar lima kasus rabies,” bebernya. 

Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana
Editor: Noviana Windri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved