Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Bali

Ribuan Pohon Ditanam di Kintamani Bali untuk Rawat DAS Ayung

lebih dari 3000 bibit bambu dan pohon-pohon lainnya akan ditanam selama kegiatan penghijauan ini.

Penulis: I Wayan Sui Suadnyana | Editor: Noviana Windri
Tribun Bali/I Wayan Sui Suadnyana
Jumpa pers penghijauan DAS Ayung di Denpasar, Jum'at 19 Maret 2021 

Laporan Jurnalis Tribun Bali I Wayan Sui Suadnyana

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR -  Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Bali Timur melaksanakan aksi penghijauan di kawasaan hulu Daerah Aliran Sungai (DAS) Ayung, Kintamani, Bangli.

Aksi penghijauan yang dilakukan bekerja sama dengan Kelompok Tani Hutan (KTH) Puncak Peninjauan Lestari dan Yayasan Bambu Lestari ini mulai dilakukan bertepatan dengan Tumpek Wariga, Sabtu 20 Maret 2021.

"Kegiatan penghijauan ini merupakan upaya kita untuk mewujudkan nilai-nilai kearifan tradisional yang terkandung dalam perayaan Tumpek Wariga. Dengan menanam sebanyak-banyaknya pohon, kita berperan aktif dalam memastikan kelangsungan hidup bagi tumbuh-tumbuhan serta binatang dan tentunya manusia," ujar Kepala UPTD KPH Bali Timur, I Made Warta dalam jumpa pers di Denpasar, Jumat 19 Maret 2021.

Menurut Warta, kegiatan penghijauan ini bertujuan untuk melindungi kawasan hulu DAS Ayung yang merupakan salah satu daerah tangkapan dan resapan air terbesar di Bali.

Luas wilayah tangkapan dan serapan air tersebut hampir 30 ribu hektar dan memiliki DAS mencapai 68,5 kilometer.

Baca juga: Dukung Estetika dan Penghijauan Tukad Mati, Bupati Giri Prasta Pimpin Penanaman Pohon Tabebuya

Baca juga: Pemkot Denpasar Laksanakan Penghijauan dan Pelepasan 7000 Bibit Ikan Nila Di Dam Peraupan

Baca juga: Penghijauan, Polresta Denpasar dan Stakeholder Tanam 500 Bibit Pohon Mangrove

Karena itu, menurut Warta, DAS Ayung memiliki peranan sangat vital dalam konservasi serta distribusi air, baik untuk irigasi maupun sumber air bersih.

"Kintamani merupakan salah satu kawasan hulu DAS Ayung karena itu kegiatan penghijauan ini kita pusatkan di Kintamani, tepatnya di daerah yang dikelola KTH Puncak Peninjauan Lestari,".tambahnya seijin Kepala Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Provinsi Bali.

Kegiatan yang akan berlangsung selama sepekan hingga 27 Maret ini, menurut Warta, juga sebagai implementasi dari visi Pemerintah Provinsi Bali Nangun Sat Kerthi Loka Bali.

"Kegiatan ini adalah realisasi dari visi Danu Kerthi, upaya nyata untuk menjaga kesucian dan kelestarian sumber-sumber air, seperti sungai, mata air dan danau, serta Wana Kerthi, menjaga kesucian dan kelestarian hutan" tegasnya.

Menurutnya, lebih dari 3000 bibit bambu dan pohon-pohon lainnya akan ditanam selama kegiatan penghijauan ini.

Bibit bambu sendiri disumbangkan oleh Yayasan Bambu Lestari (YBL) yang selama 28 tahun telah mengkampanyekan bambu sebagai solusi lingkungan dan ekonomi dalam memberdayakan masyarakat pedesaan.

YBL bekerjasama dengan masyarakat setempat mengelola tiga buah fasilitas pembibitan bambu di Kintamani, yaitu di kawasan Pura Jati, Tabu dan Alengkong.

"Kontribusi 3000 bibit bambu ini merupakan peran serta kami dalam melindungi kawasan hulu DAS Ayung," terangnya.

Manajer Program YBL, Wiwien Windrati mengatakan bambu sebagai tanaman yang sangat tepat untuk digunakan dalam upaya perlindungan air serta restorasi lahan kritis.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved