Breaking News:

Berita Bali

Sempat Panik Uang Tak Kembali, Desak Made Lega Saat Tahu Ada Jaminan terhadap Tabungannya dari LPS

Desak Made Suryanti (41) sedang berbincang dengan petugas Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) di tempat usahanya tanaman hias di kawasan Petiga Marga,

Tribun Bali/Rizal Fanany
Desak Made Suryanti (41) sedang berbincang dengan petugas Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) di tempat usahanya tanaman hias di kawasan Petiga Marga, Tabanan, Bali, Minggu 28 Maret 2021. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Desak Made Suryanti (41) sedang berbincang dengan petugas Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) di tempat usahanya tanaman hias di kawasan Petiga Marga, Tabanan, Bali, Minggu 28 Maret 2021.

Salah satu pedagang tanaman hias ini sempat panik dengan keberadaan uang tabungan dan deposito yang disimpan di salah satu BPR di Bali, sebab pihak Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah mencabut izin usaha bank tersebut karena mengalami masalah.

" Awalnya sempat panik mendengar kalau bank BPR S ada masalah.

Teman-teman saya yang nabung di bank tersebut juga panik.

Baca juga: LPSK Siap Melindungi Dino Patti Djalal Terkait Aksi Mafia Tanah dan Bangunan

Ya pasti khawatir kalau uang hasil jualan tanaman hias yang saya simpan disana tidak kembali ". katanya.

Namun, ia merasa lega setelah adanya penjelasan dari petugas LPS uang yang disimpan bisa dikembalikan karena ada jaminan dari Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

" Setelah mendengar BPR tersebut bermasalah saya langsung kesana, di sana saya bertemu dengan petugas LPS dan petugas Bank, dan diberikan penjelasan kalau uang yang saya simpan bisa dikembalikan". Imbuhnya.

Ia menceritakan proses pengembalian uang tidak terlalu rumit.

Hanya melengkapi berkas dan mengisi surat pernyataan dan langsung bisa dicairkan.

"Ternyata pengurusan LPS tidak sulit.

Hanya membawa administrasi tanda pengenal diri, berkas tabungan dan berkas deposito," Paparnya.

Setelah  peristiwa ini, ia tidak merasa khawatir dengan adanya jaminan LPS, dan ia berharap pihak LPS mensosialisasikan kinerja LPS hingga pelosok agar masyarakat yang menyimpan di Bank tidak merasa was-was seandainya ada masalah dengan Bank tersebut.

" Pihak LPS lebih mensosisalisasikan dan mengedukasi terkait program-program nya ke masyarakat khususnya yang di desa seperti saya ini.

Agar kitaa juga lebih mengerti program-program LPS dan warga yang mau menabung di Bank tidak takut kalau Bank tersebut bermasalah", tutupnya.(*)

Artikel lainnya di Berita Bali

Penulis: Rizal Fanany
Editor: Wema Satya Dinata
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved