Berita Gianyar
Siswa SMPN 1 Ubud Gianyar Meninggal Mendadak, Tidak Punya Riwayat Penyakit Serius
Dewa Gede Juli Artawan (16) mengalami sakit kepala berat saat menunggu jam pembelajaran tatap muka
Penulis: I Wayan Eri Gunarta | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Selama ini, kata Dewa Artana, anaknya tersebut aktif dalam berkesenian, dan menguasai segala jenis instrumen.
Bahkan sejak kelas 2 SD, mendiang sudah bisa bermain rindik atau alat musik tradisional Bali yang terbuat dari bambu.
"Kegiatan kesehariannya, positif semua. Sekolah, kadang megambel, mengajari adiknya bermain kendang. Dia gabung sanggar di Gita Semara, Peliatan. Kadang megambel selonding," ujarnya.
Meskipun usianya masih remaja, mendiang selama ini memiliki banyak teman dari berbagai kalangan.
Baik anak-anak yang usianya jauh di bawahnya hingga orangtua. Sebab selama ini, mendiang sangat mudah akrab dengan seseorang.
Hal tersebut juga tak terlepas dari perilakunya yang sopan dan tutur katanya yang halus.
"Anak saya tidak memilih-pilih teman. Biar anak kecil, tua, semua diajak berteman dan akrab," ungkapnya.
Kepala Dinas Pendidikan Gianyar, I Wayan Sadra telah meminta klarifikasi terkait meninggalnya Dewa Gede Juli Artawan (16) pada pihak sekolah SMP Negeri 1 Ubud, tempat mendiang mengenyam pendidikan.
Dalam hal ini, mendiang dinyatakan meninggal akibat serangan jantung.
Kepada Tribun Bali, Jro Sadra sapaannya, mengatakan korban merupakan siswa kelas IX C dan dalam pembelajaran tatap muka (PTM), yang bersangkutan masuk dalam sesi dua.
Sebelum korban dinyatakan meninggal, kata dia, pada Kamis sekitar pukul 09.00 Wita anak-anak sesi 1 pulang.
Sekitar pukul 09.10 Wita, mendiang sampai di sekolah dengan diantar oleh orangtua.
"Sampai di sekolah seluruh siswa telah dicek suhu sebelum memasuki halaman sekolah. Saat itu tidak ada laporan dari satgas. Semua suhu tubuh anak tidak ada melewati batas suhu tubuh yang tidak diizinkan masuk sekolah," ujarnya.
Saat itu, mendiang memasuki ruang kelas IX C, yang berada di lantai II.
Saat itu pembelajaran belum dimulai karena sesi II mulai pukul 09.30 Wita.