Breaking News:

Berita Denpasar

Tilang ETLE Siap Jalan di Denpasar, Mulai Pasang di Empat Titik, Rencananya Diresmikan Kapolri

Polda Bali mulai memasang perangkat tilang elektronik atau ETLE di ruas lalu lintas wilayah Kota Denpasar

Tribun Bali/Adrian Amurwonegoro
Pemasangan perangkat ETLE di Simpang Buagan, Denpasar, Bali, pada Sabtu 17 April 2021 malam - Tilang ETLE Siap Jalan di Denpasar, Mulai Pasang di Empat Titik, Rencananya Diresmikan Kapolri 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Polda Bali mulai memasang perangkat tilang elektronik atau ETLE (Electronic Traffic Law Enforcement) di ruas lalu lintas wilayah Kota Denpasar, Bali, sejak Sabtu 17 April 2021 malam.

Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Bali, Kombes Pol, Indra menerangkan, pemasangan perangkat ETLE mulai dilakukan di Simpang Buagan, Jalan Teuku Umar - Jalan Imam Bonjol.

"Benar persiapan sedang berlangsung. Ini baru dipasang perangkatnya tadi malam, kameranya. Lagi dites ini, satu titik di Simpang Buagan. Untuk meng-capture (menangkap gambar) plat nomor kendaraan sudah bisa, tapi masih ada proses lainnya. Ya disinkronkan supaya terintegrasi dengan Samsat, sehingga plat nomor yang ter-capture bisa terdata langsung," kata Indra kepada Tribun Bali melalui sambungan telepon, Minggu 18 April 2021.

Menurut rencana, peresmian ETLE di wilayah kerja Polda Bali bakal dilaksanakan pada akhir April atau bulan Mei 2021 mendatang oleh Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.

Baca juga: Soal Tilang Elektronik, Ketua MTI Bali:ETLE Tak Hanya Jadi Law Enforcement Tapi Learning Enforcement

Baca juga: Siap-siap, Polda Bali Mulai Pasang Perangkat Tilang Elektronik ETLE di Denpasar

Baca juga: Segera Bayar Denda Tilang ETLE Nasional Sebelum STNK Anda Diblokir, Begini Caranya 

Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Bali memang mengupayakan agar Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) dapat mulai diberlakukan di Pulau Bali pada tahun 2021 ini.

Dalam sistem E-TLE, jenis pelanggaran lalu lintas yang ditindak diidentifikasi melalui Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB).

Kemudian surat penilangan dikirim melalui pos ke alamat pemilik kendaraan yang tertera dan wajib dilakukan konfirmasi untuk verifikasi oleh petugas.

Nantinya dalam lampiran surat konfirmasi bakal tertera identitas kendaraan bermotor, meliputi nomor polisi, jenis kendaraan, merek/tipe, STNK atas nama, Samsat penerbit, masa berlaku STNK, dan nomor rangka nomor mesin.

Dengan demikian, terdapat sejumlah item yang diidentifikasi, serta ditambah foto pelanggaran yang dilakukan, lengkap dengan hari dan waktu kejadian.

Dengan perangkat ETLE yang berupa CCTV ini bisa diambil bukti pelanggaran yang valid dan akurat, dan hasil tangkapan kamera (capture) tersebut keluar sebagai bukti tilang bagi yang tertangkap melanggar.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved