Breaking News:

Berita Bali

Peringati Hari Kartini, Perempuan Bangsa Bali Bagi-bagi Ratusan Takjil di Denpasar

bagi-bagi ratusan bungkus takjil kepada warga dan para pengendara jalan yang melintas di area perempatan lampu merah Jalan Teuku Umar Barat

Penulis: Ragil Armando | Editor: Wema Satya Dinata
Tribun Bali/Ragil Armando
Gerakan Sejuta Takjil untuk Indonesia digaungkan Perempuan Bangsa yang merupakan sayap politik dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Kegiatan ini juga digelar oleh DPW Perempuan Bangsa Bali di Denpasar, Rabu 21 April 2021. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Gerakan Sejuta Takjil untuk Indonesia digaungkan Perempuan Bangsa yang merupakan sayap politik dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Kegiatan ini juga digelar oleh DPW Perempuan Bangsa Bali di Denpasar, Rabu 21 April 2021.

Mereka menggelar bagi-bagi ratusan bungkus takjil kepada warga dan para pengendara jalan yang melintas di area perempatan lampu merah Jalan Teuku Umar Barat.

Acara tersebut sendiri digelar mulai pukul 15.00 Wita hingga menjelang waktu adzan maghrib.

Baca juga: Safari Politik ke Puri Satria Denpasar, Pengurus PKB Bali Temui Cok Rat, Ini yang Dibicarakan

Ketua DPW Perempuan Bangsa Bali, Susanti mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari Aksi Melayani Indonesia yang dicanangkan oleh partainya.

Ia juga menyebutkan bahwa kegiatan itu sekaligus bagian dari memperingati Hari Kartini. Karenanya, kegiatan ini mengusung tema ‘Bakti Kartini pada Negeri’.

“Kemarin kita bagikan ratusan paket takjil, berupa kudapan dan minumnya untuk berbuka puasa,” katanya dalam keterangan persnya yang diterima Tribun Bali, Kamis 22 April 2021.

Ia juga menjelaskan bahwa melalui kegiatan ini, pihaknya berharap bisa membantu meringankan masyarakat di masa pandemi Covid-19, khususnya yang tengah menjalankan ibadah puasa.

"Saya berharap dengan adanya sejuta takjil untuk Indonesia dan aksi melayani umat ini, Perempuan Bangsa yang merupakan sayap PKB bisa membantu sedikit meringankan masyarakat di musim pandemi ini dan juga membantu teman-teman muslim yang sedang puasa," ungkapnya.

Ia juga menegaskan bahwa kegiatan ini sendiri dilakukan dengan penerapan protokol kesehatan (prokes) yang ketat.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved