Breaking News:

Berita Bali

Kembali Bekerja dari Bali 2 Hari Terakhir, Berikut Tiga Catatan Menparekraf Sandiaga

Mengakhiri kunjungan kerja di Provinsi Bali selama dua hari terakhir, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno

Penulis: Zaenal Nur Arifin | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Tribun Bali/Zaenal Nur Arifin
Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno saat melakukan work from Bali yang berkantor di Poltekpar Bali. 

TRIBUN-BALI.COM, BADUNG - Mengakhiri kunjungan kerja di Provinsi Bali selama dua hari terakhir, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mempunyai tiga hal yang perlu digarisbawahi.

Hal pertama adalah berada di Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Bali, harus berperan untuk meningkatkan keterampilan para generasi muda agar bisa mampu beradaptasi dan berinovasi di tengah-tengah arus digitalisasi dan perubahan di bidang kesehatan.

Baca juga: Kadin Batalkan Rencana Munas di Bali, Mencederai Komitmen Memulihkan Pariwisata

"Poltekpar Bali harus mampu bersama dengan Kemenparekraf memetakan peluang-peluang di masa depan, dan kita harus hadir memastikan generasi-generasi muda maupun pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif sanggup untuk menghadapi era baru dari pariwisata dan ekonomi kreatif di tengah dan pasca pandemi. Itu yang pertama," ujar Menparekraf Sandiaga Uno, di Poltekpar Bali, Kamis 27 Mei 2021.

Hal kedua digarisbawahi olehnya yakni, Kemenparekraf akan menghadirkan kebijakan yang akan berdampak ekonomi secara berkeadilan, menyentuh sisi kehidupan masyarakat yang sekarang sangat terdampak oleh Covid-19.

Baca juga: Dana Hibah Pariwisata 2021 Masuki Tahap Akhir, Menparekraf: Saya Akan Tegas Mengawal Ini

"Kami akan menitikberatkan kegiatan kami pada masyarakat menengah ke bawah yang sangat-sangat terdampak. Seperti kita lihat di beberapa kunjungan selama dua hari terakhir di Bali ini," jelas Sandiaga Uno.

Sementara untuk mencapai ekonomi yang berkeadilan, diperlukan pendekatan dan kebijakan-kebijakan baru.

"Tidak bisa kita mengandalkan disease, easy dan usual. Thinking side of the box, kita sekarang harus tidak boleh memiliki box lagi."

Baca juga: Munas KADIN Digelar di Nusa Dua, Ketua IHGMA Bali: Trigger Kebangkitan Ekonomi dan Pariwisata Bali

"Jadi ibaratnya dulu think out side of the box, sekarang kita harus ada di era vuca atau volatility, uncertainty, complexity, dan ambiguity. Kita harus mampu untuk terus bergerak dan menciptakan solusi yang berkeadilan," papar Menparekraf Sandiaga Uno.

Terakhir, Kemenparekraf akan memantau kebijakan yang tepat sasaran, tepat manfaat dan tepat waktu.

"Masyarakat terutama pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif di Bali sudah tidak punya waktu, mereka menginginkan bahwa program-program dana hibah pariwisata, program PEN, program stimulus itu bisa segera terlaksana."

Baca juga: Work From Bali, Menparekraf Ingin Kebijakan Ini Dorong Pemulihan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

"Termasuk event-event tingkat nasional dan internasional yang harus kita lakukan di Bali untuk menciptakan suatu keadaan yang kondusif disektor pariwisata dan ekonomi kreatif."

"Oleh karena itu, kami akan membantu siapa yang paling memerlukan bantuan, yaitu masyarakat Bali saat ini yang sudah terkontraksi ekonominya selama empat kuartal berturut-turut mendekati minus 12 persen," demikian kata Menparekraf Sandiaga Uno.(*)

Berita lainnya di Pariwisata Bali

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved